Diduga Begal, Oknum Pensiunan TNI Dihajar Massa 

Kepada petugas, korban Edy Hutagaol menceritakan peristiwa perampasan paksa kendaraan miliknya oleh kedua pelaku beserta...
Ramses Rianto Manurung - Nasional,Jumat, 20-11-2020 18:45 WIB
Diduga Begal, Oknum Pensiunan TNI Dihajar Massa 
Foto ilustrasi aksi begal/ist

Deliserdang, Nusantaratv.com-Oknum pensiunan TNI berinisial SU (56) dan temannya GH (24) babak belur dihajar massa, karena diduga melakukan pembegalan pada pengendera sepeda motor di Jalan Karya Utama Kompleks Taman Buah Pemkab Deliserdang, Kamis (19/11/2020) malam.

Terungkapnya aksi kejahatan kedua pelaku lantaran dikenali oleh korban bernama Edy Hutagaol saat mereka melintas di lokasi kejadian. Korban mengenali tersangka GH yang mengenakan celana loreng sedang boncengan dengan tersangka SU yang mengenakan celana dan kaos loreng. Saat itu juga, korban berbalik arah dan mengejar serta meneriaki kedua tersangka yang sedang boncengan dengan “rampok”.

Teriakan itu membuat warga yang melintas, turut mengejar dan mencegat tersangka SU dan GH. Sekalipun mengaku TNI, massa yang kesal langsung menghakimi keduanya hingga babak belur.

Polisi yang datang ke lokasi kejadian langsung mengamankan kedua pelaku. 

Kepada petugas, korban Edy Hutagaol menceritakan peristiwa perampasan paksa kendaraan miliknya oleh kedua pelaku beserta empat rekannya pada 9 November lalu. 

Baca juga: TNI Turunkan Baliho HRS, Pengamat: Apa Dasar Hukumnya?
 
Mereka mengaku sebagai debt collector Leasing dan mengambil sepedamotor Honda Beat warna hitam miliknya dengan cara kasar dan memaksa, saat melintas di Jalan Pembangunan Desa Sekip Kecamatan Lubukpakam, Senin (9/11) pukul 15.00 WIB.

Setelah dicek sesuai surat penarikan leasing yang dibuat para tersangka dan diberikan kepada korban, ternyata kantor leasing yang dicantumkan tidak ada, sedang sepedamotornya sudah raib digondol tersangka.

Kapolsek Lubukpakam, AKP Hendri Yanto Sihotang, membenarkannya.

"Ya, tersangka Su adalah pensiunan TNI, sedang tersangka GH adalah warga sipil biasa," kata AKP Hendri, Jumat (20/11).

"Ketika diinterogasi, kedua tersangka mengakui telah merampas sepedamotor Honda Beat milik korban dan sudah dijual kepada seseorang yang tidak dikenalnya," imbuhnya.


 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0