Desa ini Lebih Banyak Domba Daripada Orangnya, Dimana?

Biasanya populasi manusia jauh lebih banyak dari populasi hewan di suatu daerah.
Alamsyah - Nasional,Jumat, 16-10-2020 05:00 WIB
Desa ini Lebih Banyak Domba Daripada Orangnya, Dimana?
Kampung Domba Kuningan, Jawa Barat

Jakarta, Nusantaratv.com - Populasi domba di Desa Cibuntu, Kecamatan Pasawahan, Kuningan, Jawa Barat diketahui memang melebihi jumah warganya. Karenanya desa ini juga dikenal sebagai Kampung Domba.

Hal itu menyusul masing–masing kepala keluarga di Desa Cibuntu yang berjumlah sekitar 280 kepala keluarga hampir memiliki hewan ternak yakni domba.

Kepala Desa Cibuntu, Awam, menceritakan, sekarang desanya terkenal dengan desa wisata. Menurutnya, dahulu kandang-kandang domba milik warga berada di beberapa tempat dan letaknya tidak beraturan.

“Baru pada tahun 2010, secara bertahap kandang domba mulai dipindahkan ke tempat yang disediakan oleh pihak desa, jadi sekarang kandangnya lebih seperti kompleks kayak gitu,” ujarnya.

Dalam prosesi pemindahan domba ke kompleks kandang domba sekarang semua dilakukan warga dan pemerintah Desa Cibuntu sama sekali tidak memberikan bantuan modal untuk membangun kandang baru.

“Saat itu warga sadar betul bahwa kandang domba sudah semestinya harus dipindahkan ke lokasi yang jauh dari permukiman seperti sekarang,” katanya.

Terlebih saat itu Desa Cibuntu tengah kedatangan mahasiswa dari sebuah universitas swasta di Jakarta yang sedang melakukan penelitian untuk menjadikan Cibuntu sebagai desa wisata.

"Sebutan bahwa jumlah domba di Desa Cibuntu lebih banyak dibanding jumlah manusia ada benarnya. Saat ini hampir semua kepala keluarga memiliki ternak domba yang jumlahnya terus bertambah,” katanya.

Sedangkan warganya, kata dia, banyak yang merantau ke luar kota untuk bekerja dan kuliah.

“Sehingga wajar jika jumlah manusia di Desa Cibuntu jauh di bawah jumlah domba,” katanya.

Jumlah domba di Desa Cibuntu menurutnya di atas 1.000 ekor. Sementara jumlah warga sekitar 700 orang.

Meski begitu, Awam mengakui bahwa kampung domba di desa wisata ini belum dikelola secara profesional.

“Padahal rencananya di tahun 2020 ini kampung domba akan dibenahi dengan pembangunan kandang secara seragam dan penataan lokasi. Namun semua rencana itu harus ditunda karena pandemi Covid-19,” ujarnya.

Desa Cibuntu dinobatkan menjadi desa wisata terbaik urutan lima tingkat ASEAN pada 2016 untuk bidang homestay. Di 2017 Cibuntu terpilih sebagai desa wisata terbaik peringkat dua di Indonesia dalam ajang Community Based Tourism (CBT) Kementerian Pariwisata Indonesia.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0