Corona Bikin PSK di Papua Banting Harga

Dampak pandemi Covid-19 dirasakan para PSK di Papua.
Alamsyah - Nasional,Minggu, 25-10-2020 23:55 WIB
Corona Bikin PSK di Papua Banting Harga
Lokalisasi Yobar Merauke

Jakarta, Nusantaratv.com- Kunjungan pria hidung belang menurun selama Corona di lokalisasi Yobar Merauke, Papua. Saking sepinya bahkan dikabarkan para PSK mematok harga Rp 200 Ribu untuk sekali kencan.

Salah seorang pengelola barak lokalisasi Yobar mengatakan tingkat kunjungan ke tempatnya turun drastis. 

"Untuk kunjungan turunnya sekitar 30-40 persen selama masa pandemi,” kata pemilik, Minggu (25/10). 

Turunnya kunjungan tersebut sesungguhnya terjadi sebelum pandemi corona, yakni ketika terjadi pemalangan dan penutupan lokalisasi dari pemilik hak ulayat yang meminta ganti rugi. 

"Sebenarnya dari situ mulai turun. Ditambah lagi dengan adanya corona," tuturnya. 

Karena kunjungan yang turun itu, pendapatan dari para PSK juga anjlok.

"Pendapatan tetap ada, hanya turun." terangnya. 

Sementara soal tarif PSK tergantung kesepakatan kedua belah pihak. Namun, tarif minimalnya saat ini antara Rp 200-250 ribu. 

"Bisa naik dari tarif tersebut, tergantung kesepakatan kedua belah pihak," katanya. 

Untuk diketahui, meski di ibu kota Provinsi Papua tepatnya di Kota Jayapura, tempat lokalisasi dibubarkan, tetapi untuk Kabupaten Merauke masih dipertahankan. 

Pemerintah daerah beralasan, jika lokalisasi tersebut ditutup maka dikhawatirkan para PSK tersebut akan liar di tempat-tempat indekos sehingga kesehatannya sulit dikontrol. 

Sementara jika berada dalam lokalisasi maka akan mudah dikontrol. Karena setiap bulannya dilakukan pemeriksaan kesehatan ke Pusat Kesehatan Reproduksi RSUD Merauke.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0