Cegah Longsor, BPBD Kabupaten Bandung Terapkan Teknologi Baru

Penerapan teknologi ini untuk menurunkan angka bencana longsor
Arfa Gandhi - Nasional,Sabtu, 17-10-2020 22:50 WIB
Cegah Longsor, BPBD Kabupaten Bandung Terapkan Teknologi Baru
Longsor di Bandung / Foto: Kompas

Nusantaratv.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung menerapkan teknologi baru untuk mencegah longsor.

Teknologi tersebut menggunakan sebuah cairan polimer yang disemprotkan pada lereng tanah di daerah Kecamatan Pasirjambu dan Ibun.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kabupaten Bandung Achmad Djohara juga mengatakan, selain menggunakan polimer, lereng tanah juga ditanami vetiver

"Polimerasi ini baru dilakukan di Cibodas (Pasirjambu) dan Ibun beberapa Minggu lalu. Ini kan inovasi baru, tapi untuk berhasil tidaknya nanti musim hujan. Tapi saya optimis," kata Achmad Djohara, Sabtu (17/10/2020).

Djohara menjelaskan, bahwa penerapan teknologi ini untuk menurunkan angka bencana longsor di Kabupaten Bandung.

Pasalnya, BPBD mencatat adanya bencana longsor di Kabupaten Bandung mencapai 100 kejadian dalam setahun.

"Bencana longsor di Kabupaten Bandung sangat tinggi meskipun tidak separah Bogor, Garut. Bandung juga cukup hati-hati di Cipelah, Ibun, Cimenyan," jelasnya.

"Karena hampir 70 persen wilayah Kabupaten Bandung gestur wilayahnya berbukit bukit. Longsor tanah itu bisa sekitar 100 kali kejadian dalam setahun," ujarnya.

Jika teknologi ini dinilai efektif mengantisipasi longsor, maka akan masuk dalam rencana anggaran di tahun berikutnya. Sebab, pemakaian polimer dinilai lebih murah dibanding menerapkan betonisasi.

"Sekarang kita hitung juga, berapa rupiah untuk pot berapa rupiah untuk polimerasi. Bisa jadi tiga kali lipat lebih murah," ujarnya.

"Itu tergantung anggaran, dukungan dari DPRD kita terus lakukan evaluasi. Kalau memang manfaatnya cukup tinggi biayanya cukup murah dibanding TPT (Tembok Penahan Tebing)," pungkasnya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0