BNPB: 9.177 Jiwa Terdampak Banjir Garut

Sedangkan total populasi terdampak sekitar 2.779 KK atau 9.177 jiwa
Raymond - Nasional,Kamis, 15-10-2020 10:16 WIB
BNPB: 9.177 Jiwa Terdampak Banjir Garut

Nusantaratv.com - Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya menyatakan setidaknya terdapat 2.779 KK jiwa yang terdampak akibat banjir yang terjadi di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, pada Senin (12/10) lalu.

"Sedangkan total populasi terdampak sekitar 2.779 KK atau 9.177 jiwa," ujarnya hari ini, dikutip dari keterangan persnya.

Diketahui,  hujan dengan intensitas tinggi terjadi pada pukul 04.30 waktu setempat. Banjir tersebut mengakibatkan 238 kepala keluarga (KK).

Peristiwa ini juga mengakibatkan 20 desa yang tersebar di tiga kecamatan di Garut juga terdampak banjir, kemudian ada tiga kecamatan yang terdampak yakni Kecamatan Pameungpeuk, Cikalet dan Cibalong.

Adapun wilayah desa yang paling banyak terdampak berada di Kecamatan Pameungpeuk. Yakni, Desa Mancagahar, Mandalakasih, Jatimulya, Pameungpeuk, Sinarbakti, Bojongkidul, Paas dan Bojong Kaler.

Sedangkan beberapa desa di wilayah Kecamatan Cikalet yang terdampak yakni Desa Pamalayan, Cikelet, Cigadog, Linggamanik dan Pamalayan. Sedangkan di Kecamatan Cibalong, desa terdampak yaitu Desa Karyamukti, Karyasari, Najaten, Mekarwangi, Mekarsari, Sagara dan Mekarmukti.

Raditya menambahkan, bahwa hasil penilaian sementara untuk kerugian materiil berupa rumah rusak berat (RB) 136 unit, rumah rusak sedang (RS) 197, rumah rusak ringan (RR) 613 dan 2.180 rumah terendam.

"Kerugian juga menimpa fasilitas publik yakni tempat ibadah RR 25 unit, fasilitas Kesehatan RR 10, fasilitas Pendidikan 12 (masih dikaji tingkat kerusakannya), jembatan RB 18. Di samping itu, kerusakan juga teridentifikasi pada ruas jalan di 12 titik dan TPT 9 titik," tutupnya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0