Bijak, Perwakilan Buruh Datangi Gubernur Ajak Diskusi

Menurut Ganjar, buruh juga memahami situasi dan kondisi perusahaan di tengah pandemi.
Supriyanto - Nasional,Selasa, 17-11-2020 09:20 WIB
Bijak, Perwakilan Buruh Datangi Gubernur Ajak Diskusi
Gubernur Jawa Tengah saat menemui perwakilan buruh di kediaman dinasnya.

Nusantaratv.com, Semarang - Perwakilan buruh mendatangi rumah Kediaman Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, untuk memberi masukan terkait dasar hukum penetapan upah minium di Kabupaten/Kota (UMK) untuk 2021 mendatang.

Menurut Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Kota Semarang, Nanang Setyono, kedatangan mereka kali ini bukan untuk menuntut kenaikan upah, melainkan untuk berdiskusi dengan Gubernur dan memberi masukan kepada pemerintah mengenai upah minimum di wilayahnya.

“Situasi saat ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Selain adanya pandemi covid-19 juga karena peraturan perundang-undangan tentang penetapan upah juga tumpang tindih,” ujar Nanang, Senin (16/11) malam.

Selama ini persoalan upah buruh diatur dalam UU nomor 13 tahun 2003. Selain itu, juga ada PP 78 tahun 2015 yang menjadi turunannya. Terbaru, UU Ciptakerja juga mengatur soal pengupahan buruh.

Baca Juga: Pengantin Baru Kecelakaan Usai Bulan Madu di Bromo

Secara hukum UU Ciptakerja memang sudah disahkan dan bisa menjadi acuan penetapan UMK 2021 lanjut Nanang, tetapi dalam undang-undang tersebut dijelaskan bahwa soal pengupahan akan diatur secara rinci menggunakan peraturan pemerintah.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyatakan, memberi apresiasi kepada KSPN yang telah memberi masukan-masukan. Ia juga mengapresiasi sikap buruh yang tidak memaksakan kehendak, dalam penetapan UMK 2021. Menurutnya, buruh juga memahami situasi dan kondisi perusahaan di tengah pandemi.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0