Aktivis Antimasker yang Ditahan: Saya Menginspirasi Rasa Takut Masyarakat Banyuwangi

Polisi akhirnya jebloskan ke penjara aktivis Antimasker.
Alamsyah - Nasional,Rabu, 14-10-2020 05:25 WIB
Aktivis Antimasker yang Ditahan: Saya Menginspirasi Rasa Takut Masyarakat Banyuwangi
Aktivis antimasker M Yunus Wahyudi/detik.com

Jakarta, Nusantaratv.com - Aktivis antimasker M Yunus Wahyudi dijebloskan ke tahanan Mapolresta Banyuwangi. Pria yang gaduh sebagai penjemput jenazah pasien positif COVID-19 ini ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama 8 jam.

Yunus dibawa oleh aparat dari ruang Unit V Satuan Reserse Kriminal ke rumah tahanan Mapolresta pukul 20.45 WIB.

Yunus tersenyum dan sempat memberikan statement terkait penahanan dirinya, atas kasus pengambilan jenazah secara paksa di salah satu rumah sakit di Banyuwangi, beberapa waktu yang lalu.

"Hari ini saya disel oleh aparat kepolisian karena penjemputan jenazah COVID-19 di Banyuwangi," ujarnya kepada wartawan.

"Saya telah menginspirasi rasa ketakutan pada rakyat Banyuwangi. Selamat untuk rakyat banyak semoga selamat," ujarnya, Selasa (13/10/2020), mengutip detik.com.

Yunus kemudian dibawa masuk ke sel tahanan Mapolresta Banyuwangi dengan kawalan ketat dari aparat kepolisian.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Arman Asmara Syarifudin membenarkan adanya penahanan aktivis antimasker di Banyuwangi ini.

"Memang benar sudah kami tahan," ujarnya kepada detikcom.

Arman menambahkan, Yunus dijerat dengan Pasal 14 ayat 1 dan 2 Undang-undang (UU) Nomor 1 Tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana dan Pasal 45 huruf a Jo Pasal 28 UU Nomor 19 Tahun 2016 ITE dan Pasal 93 UU Nomor 6 Tahun 2018 tentang kekarantinaan kesehatan.

"Karena ancaman di atas 5 tahun makanya kita tahan," tutupnya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0