15 Kecamatan di Jember Masuk Zona Merah Covid-19

Adapun jumlah penambahan baru pasien covid-19 tercatat ada 50 orang.
Supriyanto - Nasional,Selasa, 24-11-2020 08:20 WIB
15 Kecamatan di Jember Masuk Zona Merah Covid-19
Peta persebaran covid-19 di Jember.

Nusantaratv.com – Seiring meningkatnya jumlah kasus warga dinyatakan positif virus korona, 15 kecamatan di Kabupaten Jember ditetapkan masuk dalam zona merah yang berisiko tinggi terjadinya penyebaran covid-19 di daerah itu.

”Jumlah kecamatan yang masuk zona merah makin meluas hingga 15 kecamatan di Jember,” kata Juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Jember Gatot Triyono seperti dilansir dari Antara di Jember Senin (23/11) malam.

Adapun jumlah penambahan baru pasien covid-19 tercatat ada 50 orang. Kini warga Jember yang terinfeksi covid-19 terhitung 23 November mencapai 2.044 orang dan pasien meninggal dunia bertambah empat orang sehingga jumlah keseluruhannya 79 orang meninggal dunia.

”Kecamatan zona merah itu, yakni Gumukmas, Puger, Wuluhan, Ambulu, Jombang, Umbulsari, Rambipuji, Ajung, Mumbulsari, Kaliwates, Sumbersari, Patrang, Sukorambi, Panti, dan Kecamatan Sukowono,” ujar Gatot Triyono.

Penambahan 50 kasus baru ini tersebar di Kecamatan Rambipuji, Kaliwates, Sumbersari, Balung, Gumukmas, Jombang, Umbulsari, Patrang, Wuluhan, Panti, Ambulu, Silo, Pakusari, dan Kalisat.

”Hari ini ada empat pasien Covid-19 Jember yang meninggal dunia, yakni warga Kecamatan Mumbulsari, Gumukmas, Sumbersari, dan Wuluhan,” tutur Gatot Triyono.

Baca Juga: Rebutan Lokasi Tambang di Kalteng, Satu Tewas Kena Bacok

Gatot pun mengimbau kepada masyarakat agar selalu menerapkan protokol kesehatan dan selalu menggunakan masker saat keluar rumah. Di samping itu warga Jember diimbau agar menghindari kerumunan atau pusat keramaian.

”Saya imbau warga melakukan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun atau menggunakan pembersih tangan, dan menjaga jarak untuk menekan persebaran Covid-19 di Jember,” kata Gatot Triyono.

Berdasar data Satgas Covid-19 Jember tercatat jumlah warga yang terpapar virus korona hingga 23 November sebanyak 2.044 orang. Dengan rincian sebanyak 1.538 orang sembuh atau sekitar 75,24 persen, kemudian yang masih dirawat 427 orang (20,89 persen), dan warga yang meninggal dunia sebanyak 79 orang (3,86 persen).

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0