Mobil Otonom Penuh Tesla Belum Bisa Terwujud Tahun Ini

Teknologi Mobil Otonom Level 2 Mengacu Pada Sistem Penggerak Semi-Otomatis.

Ilustrasi mobil otonom penuh Tesla belum bisa terwujud dalam waktu dekat. (Net)

Nusantaratv.com - Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat (AS), Tesla, mengatakan kepada regulator California jika pihaknya tidak bisa menyelesaikan teknologi mobil otonom penuh pada akhir tahun ini.

Hal itu terungkap dalam sebuah memo yang ditunjukkan oleh Departemen Kendaraan Bermotor California (DMV), seperti dikutip dari Reuters, Jumat (7/5/2021).

Pada Januari lalu, CEO Tesla Elon Musk sempat mengatakan jika dia sangat yakin Tesla akan dapat mengemudi sendiri dengan keandalan yang melebihi manusia tahun ini.

Tesla bahkan telah merilis apa yang digambarkannya sebagai versi 'beta' dari program 'full self-driving (FSD)' untuk sejumlah karyawan dan pelanggan sejak Oktober, dan Musk telah memuji kemampuannya di Twitter.

"Tweet Elon tidak sesuai dengan realitas Tesla berada di Level 2 saat ini, " kata DMV California dalam sebuah memo dalam pertemuan dengan perwakilan Tesla, termasuk insinyur autopilot CJ Moore, pada 9 Maret lalu. 

Teknologi mobil tanpa sopir level 2 mengacu pada sistem penggerak semi-otomatis, yang membutuhkan pengawasan oleh pengemudi manusia. Memo itu dirilis oleh grup transparansi hukum PlainSite, yang mendapatkannya berdasarkan Freedom of Information Act (FOIA).

"Tesla mengindikasikan bila Elon memperkirakan peningkatan tingkatan kemampuan otonom ke level 5. Tesla tidak dapat mengatakan apakah peningkatan tingkatan teknologi otonom mencapai level 5 pada akhir tahun kalender, " kata memo itu, mengacu pada level 5 teknologi otonom penuh.

DMV California, Tesla dan Moore tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar. "Tesla mengindikasikan mereka masih kuat di level 2," kata DMV California dalam memo itu.

"Seperti yang Tesla sadari, kesalahpahaman publik tentang batasan teknologi dan penyalahgunaannya dapat menimbulkan konsekuensi yang tragis." lanjutnya memo itu.

California Highway Patrol sedang menyelidiki mengapa kendaraan Tesla menabrak truk di jalan raya dekat Fontana, California, yang menewaskan pengemudi Tesla, Rabu (5/5/2021). Patroli tidak mengatakan apakah Tesla beroperasi dengan autopilot atau tidak.

Regulator keselamatan jalan raya federal sedang menyelidiki lebih dari 20 kecelakaan yang melibatkan kendaraan Tesla. Di mana beberapa di antaranya diduga karena pengemudi mengaktifkan sistem autopilot saat mengemudi. 

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK