Mendekati Ramadan, Harga Cabai Mulai Melandai

Selain cabai, komoditas lain yang juga mengalami penurunan harga adalah telur

Jelang Ramadan harga cabai raiwit mulai melandai/ist

Surabaya, Nusantara TV-Sempat melambung hingga Rp 120 ribu bahkan Rp 140 ribu per kilogram, kini mendekati bulan Ramadan harga cabai rawit mulai melandai. Penurunan harganya cukup drastis di kisaran Rp 63 ribu per kilogram.

”Untuk harga cabai keriting saat ini Rp 47 ribu per kilogram, cabai besar Rp 49 ribu. Penurunan harga cabai ini karena sudah memasuki masa panen. Insya Allah, Idul Fitri nanti sudah stabil harganya,” ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Timur Drajat Irawan dikutip dari Jawa Pos.

Selain cabai, kata Drajat, komoditas yang mengalami penurunan harga adalah telur jadi Rp 20 ribu per kilogram. 

”Kami telah melakukan berbagai persiapan. Mulai rapat koordinasi tingkat nasional, provinsi hingga mengundang kabupaten/kota seJawa Timur agar menyiapkan data-data harga dan ketersediaan. Operasi pasar dilakukan jika ada lonjakan harga, tapi sejauh ini harga masih stabil,” jelasnya.

Terpisah, Ketua Paguyuban Asosiasi Petani Cabai Indonesia Jawa Timur Suyono menjelaskan harga cabai rawit mulai bersangsur turun sejak akhir Maret. Ini dikarenakan panen cabai rawit diperkirakan akan terjadi pada bulan Maret hingga akhir Mei mendatang. 

Baca juga: Busyet! Harga Cabai di Probolinggo Sampai Rp150 Ribu/Kg

”Panen cabai rawit terjadi di sentral produksi cabai di wilayah Kediri dan Mojokerto. Kemudian juga beberapa kabupaten lain seperti Blitar, Tuban, Malang dan Probolinggo,” katanya.

Menurut Yono melambungnya harga cabai sebelumnya akibat kondisi cuaca yang ekstrem di beberapa sentra produksi serta curah hujan yang tinggi. Hal ini menyebabkan banyak lahan tanam di dataran rendah tergenang air dan berakibat pada kerusakan cabai. 

Di samping itu, sambung Yono, akibat adanya serangan penyakit seperti daun keriting, buah rontok, serangan lalat buah dan penyakit lainnya yang hampir merata di semua sentra produksi cabai di Jawa Timur.

”Kondisi tersebut mengakibatkan produksi cabai rawit di sentra produksi di Kabupaten Kediri turun sekitar 10 persen sampai dengan 15 persen,” pungkasnya.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK