Andalan Pindad Selain Tank, Roket R-Han 122B dan Senapan SS2

Industri pertahanan Indonesia lambat laun mulai menunjukkan taringnya. Walau belum sepenuhnya mandiri, setidaknya kini sudah lebih berkembang, usaha untuk menuju ke arah kemandirian juga sudah mulai terlihat. Salah satunya ialah bakal diproduksi secara massal Roket Pertahanan (R-Han 122B) produksi dalam negeri.
Andalan Pindad Selain Tank, Roket R-Han 122B dan Senapan SS2
Roket R-Han 122B produksi dalam negeri andalan Pindad./militermeter.com

Nusantaratv.com - Industri pertahanan Indonesia lambat laun mulai menunjukkan taringnya. Walau belum sepenuhnya mandiri, setidaknya kini sudah lebih berkembang, usaha untuk menuju ke arah kemandirian juga sudah mulai terlihat. Salah satunya ialah bakal diproduksi secara massal Roket Pertahanan (R-Han 122B) produksi dalam negeri.

PT Pindad mempunyai andalan lain di luar kendaraan tempur Badak dan Kobra, serta medium tank Harimau yang akan ikut dalam defile HUT TNI Sabtu besok, 5 Oktober 2019.

Roket R-Han 122B (jejak.tapak.com)

Pindad juga sudah memiliki produk roket yakni R-Han 122B yang siap dipesan jika pemerintah membutuhkan. Begitu juga beragam amunisinya. “Semua sudah kita masuki,” kata Sekretaris Perusahaan PT Pindad, Tuning Rudyati.

Tuning mengatakan, seluruh lini kebutuhan alutsista TNI Angkatan Darat sudah bisa dipenuhi Pindad. Mulai dari senjata yang digunakan pasukan, hingga kendaraan tempur.

Senjata varian terbaru produksi Pindad adalah line-up SS2. SS2-V7 Subsonic memiliki kemampuan untuk menembakan amunisi dengan suara yang senyap. Kemampuan ini didukung oleh penggunaan peredam di bagian depan senjata untuk meredam suara keras yang keluar saat amunisi ditembakan. Kemampuan penembakan senyap dari SS2-V7 dapat ditingkatkan dengan penggunaan munisi khusus jenis subsonic yang memiliki jarak tembak efektif hingga 150 meter. Teleskop ACOG merupakan kelengkapan standar pada varian ini.

Senjata SS2 V7 SubSonic produksi Pindad (pindad.com)

Tuning mengatakan, pengembangan senjata juga belum berhenti. Pindad tengah berkonsentrasi dalam pengembangan materialnya. “Kita masuk ke bahan baku material yang lebih ringan,” kata dia.

Tuning mengatakan, pemerintah sangat mendukung dengan beragam perangkat ketentuan dan kebijakannya sehingga Pindad bisa memasok berbagai kebutuhan alutsista TNI.

Sumber : tempo.co



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0