Kemenparekraf Dorong Promotor Miliki SOP Penyelenggaran Event

Kemenparekraf Mendorong para Promotor Event Memiliki Dalam Penyelenggaraan Event
Rayza Nirwan - Lifestyle,Senin, 11-05-2020 04:31 WIB
Kemenparekraf Dorong Promotor Miliki SOP Penyelenggaran Event
Ilustrasi event musik/ Kemenparekraf

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mendorong para Promotor Event memiliki Standar Operasi Prosedur (SOP) dalam penyelenggaraan event untuk mempersiapkan gelaran acara di kondisi new normal maupun pascapandemi COVID-19.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggaraan Kegiatan (Events) Kemenparekraf Rizki Handayani Mustafa  menjelaskan, pentingnya penyiapan SOP baru bagi promotor event sejak saat ini untuk mengantisipasi permintaan penyelenggaraan acara dalam kondisi new normal.

"Industri event merupakan industri yang paling terdampak dibandingkan industri lain karena sifatnya yang mengumpulkan banyak orang. Pascapandemi atau memasuki masa new normal, SOP baru dalam dunia event harus dirumuskan dan diterapkan, khususnya hal tentang kesehatan dan higienitas," ujar Rizki saat pertemuan online dengan beberapa promotor event Indonesia, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Gegara Corona Ibnu Jamil Jadi Pedagang Mie Ayam

Dalam pertemuan tersebut, hadir beberapa promotor event di Indonesia seperti Dino Hamid (Berlian Entertainment), Shiba Nadhila (MCP), Anas Alimi (Rajawali Indonesia), Emil Mahyudin (Nada Promotama), Kenny Harjani dan Harry Sudarma (PK Entertainment), Sintorini Purwastiti (Java Bass), Anton Wirjono (Brightspot), Lenny Tedja (Jakarta Fashion Week), dan Sveda.

Rizki menjelaskan, pada 2021 ketika diproyeksikan pandemi berakhir, semua berharap agar para promotor dapat mendatangkan event internasional dan mempromosikan event di dalam negeri untuk menarik wisatawan mancanegara berkunjung.

Namun, Rizki mengatakan, SOP baru dalam dunia event tersebut harus dirumuskan dan diterapkan, khususnya terkait pola menjaga kesehatan dan higienitas. Ia mencontohkan Singapura yang akan menerapkan SOP baru dalam hal penyelenggaraan event mereka dengan mengurangi jumlah pengunjung sebanyak 50 persen dari total kapasitas venue.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0