Industri Diajak Terapkan Protokol Kesehatan Sambut New Normal Pariwisata

Menparekraf Mengajak Industri Pariwisata Menerapkan Protokol Kesehatan untuk Menyambut New Normal di Sektor Pariwisata Pasca...
Rayza Nirwan - Lifestyle,Minggu, 17-05-2020 17:07 WIB
Industri Diajak Terapkan Protokol Kesehatan Sambut New Normal Pariwisata
Menparekraf Wishnutama Kusubandio saat meninjau kesiapan hotel/ Kemenparekraf

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio mengajak industri pariwisata menerapkan protokol kesehatan untuk menyambut New Normal di sektor pariwisata pasca pandemi COVID-19 usai.

Menparekraf saat International Tourism Webinar dengan tema 'Changes of Tourism Paradigm In the Era of New Normal' menjelaskan, Kemenparekraf saat ini tengah berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga dan stakeholder terkait untuk menyiapkan protokol-protokol yang nantinya bisa diterapkan bagi industri pariwisata pascapandemi usai.

"Protokol kesehatan hingga keamanan nantinya menjadi perhatian wisatawan. Kami terus bekerja keras untuk merumuskan langkah-langkah strategis dalam menyiapkan protokol kesehatan dalam rangka mempercepat pemulihan sektor pariwisata," ujar Menparekraf pada (15/5/2020).

Baca Juga: Pemerintah Berencana Terapkan Program CHS di Bali

Menparekraf bahkan menyatakan masih tetaap optimis, sektor parwisata Indonesia dapat lebih cepat pulih dari diprediksi sebelumnya. Beberapa studi menunjukkan bahwa sektor pariwisata membutuhkan sekitar 5 tahun untuk kembali ke keadaan normal pascapandemi COVID-19 ini. Namun ia meyakini Indonesia bisa berbuat lebih baik dari itu asalkan diiringi dengan harmonisasi stakeholders.

Momentum penutupan kawasan wisata akibat pandemi pun disarankan untuk jadi kesempatan evaluasi dan menata ulang tempat wisata. Sehingga nantinya dapat menghadirkan pelayanan yang menghasilkan kesan lebih baik bagi wisatawan termasuk dalam menerapkan pariwisata berkelanjutan.

"Kita harus menormalkan sektor pariwisata kita lebih cepat. Kita harus sepenuhnya menyadari bahwa pariwisata adalah tulang punggung perekonomianw," jelas Menparekraf.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0