Istri Polisi Derek Chauvin yang Tindih George Floyd Hingga Meninggal Minta Cerai

Kellie dan Derek Menikah Pada 12 Juni 2010 di Washington County, Minnesota.
Adiantoro - Lifestyle,Kamis, 04-06-2020 10:09 WIB
Istri Polisi Derek Chauvin yang Tindih George Floyd Hingga Meninggal Minta Cerai
Derek Chauvin. (Times Now News)

Jakarta, Nusantaratv.com - Derek Chauvin, polisi Amerika Serikat (AS) yang menindih leher warga kulit hitam George Floyd dengan kakinya hingga tewas dilaporkan digugat cerai oleh sang istri.

Diketahui, seperti dilansir dari Times Now News, Kamis (4/5/2020), insiden tewasnya George Floyd di Minneapolis, mengundang gelombang protes besar-besaran di seluruh kota di Negara Paman Sam itu. Bahkan, aksi vandalisme serta penjarahan juga marak di AS.

Sang istri, Kellie May Chauvin (45) mengajukan gugatan cerai sehari setelah Derek Chauvin (44) ditahan dan didakwa dengan pembunuhan tingkat tiga dalam kematian warga kulit hitam George Floyd.

Baca Juga: Ratusan Warga Selandia Baru Gelar Protes Atas Meninggalnya George Floyd

Kellie menceraikan suaminya setelah 10 tahun bersama karena merasa tidak bisa lagi memperbaiki hubungannya. Dia juga telah mengajukan permohonan ke pengadilan agar nama belakangnya diganti.

Kellie dan Derek menikah pada 12 Juni 2010 di Washington County, Minnesota. Pengadilan yang sama tempatnya bercerai.

(Kellie May Chauvin/Dailymail)

Malam ini, saya berbicara dengan Kellie dan keluarganya. Dia hancur oleh kematian Floyd dan simpatinya terletak pada keluarganya, dengan orang-orang yang dicintainya dan dengan semua orang yang berduka atas tragedi ini - kata pengacara Kellie, Amanda Mason. 

Sementara Kellie tidak memiliki anak dari pernikahannya saat ini. Dia dengan hormat meminta agar anak-anaknya, orang tuanya, dan keluarga besarnya diberikan keselamatan dan privasi selama masa sulit ini - lanjutnya. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0