Dia Pergi Tanpa Pamit? Pedih Banget ya, Tapi Kamu Kuat kok!

Lebih perih mana, dia menghilang saat kamu sudah menjalin hubungan dengannya atau justru dia menghilang saat kamu dan dia...
Sarah Fiba - Lifestyle,Kamis, 12-12-2019 13:47 WIB
Dia Pergi Tanpa Pamit? Pedih Banget ya, Tapi Kamu Kuat kok!
Ilustrasi (unsplash)

Dia mendadak pergi meninggalkanmu tanpa pamit, tentu saja itu pahit. Siapapun yang mengalami hal itu pasti akan merasakan sakit hati. Bagaimana tidak, dia datang kepadamu dengan so sweet tapi dia malah pergi tanpa pamit. 

Hal tak mengenakan itu banyak dialami seseorang yang tengah menjalin hubungan atau bahkan baru saja ingin menjalin hubungan, alias dalam fase pedekate. 

Baca Juga : Bertahan Ambyar Terus, Melupakan Tapi Sayangnya Terlalu Tulus

Lebih perih mana, dia menghilang saat kamu sudah menjalin hubungan dengannya atau justru dia menghilang saat kamu dan dia baru saja di tahap pendekatan? 

Keduanya sama-sama menyakitkan, bukan? tapi taukah kamu kalau kamu sebenarnya telah menjadi korban ghosting

Ya, berbeda dengan istilah yang ada pada dunia IT, ghosting pada urusan percintaan adalah suatu fenomena menghilangnya seseorang dalam suatu hubungan secara tiba-tiba, tanpa kejelasan atau sebab yang pasti. 

Awalnya, kamu sangat dekat dengan dia. Setiap hari berbalas pesan, tiap minggu diajak jalan, tapi suatu hari pesan mu yang isinya “selamat pagi” atau “kamu lagi apa?” yang biasanya berujung pembicaraan panjang sampai tengah malam, cuma berujung arsip pesan alias dibiarkan begitu saja tanpa balasan. 

Kamu tunggu sejam, dua jam, semalaman, lalu seharian. Awalnya kamu masih berpikiran positif. “Mungkin lagi sibuk” atau “Mungkin hpnya lagi mati”.

 Tapi setelah berhari-hari kemudian, kamu masih tidak mendapatkan balasan meskipun sudah mengirimkan puluhan pesan khawatir yang isinya pertanyaan apakah dia baik-baik saja.

“Mungkin dia hanya ingin waktu untuk sendirian” ujarmu dalam hati. 

Tapi kamu salah. Dia tidak sibuk atau tidak sedang ingin sendirian. 

Lagipula, alasan “mungkin dia sedang sibuk” adalah alasan yang stupid karena kamu  tahu betul kalau seseorang perduli, dia akan selalu meluangkan waktu untuk setidaknya membalas pesan-pesanmu.

Akhirnya kamu mau-nggak mau-harus menerima kalau kamu sedang jadi korban ghosting. 

Sesuai namanya, korban hantu! Karena cuman hantu yang bisa menghilang di udara begitu saja tanpa penjelasan apa-apa. 

Karena hanya orang yang mati yang tidak bisa kembali untuk memberikan penjelasan kenapa dia pergi. Seram ya?  Ohhh tentu!. 

Fenomena ghosting alias mengakhiri sebuah hubungan dengan memotong semua komunikasi tanpa penjelasan, dan memberikan silent treatment setelah merasa punya ikatan emosional ternyata dirasakan banyak orang lho.  

Tapi tenang, kamu kuat kok ! cobalah untuk tidak menyikapinya secara berlebihan.

Tak perlu membuang energimu berlebihan untuk mencari dia atau bahkan terus berusaha menghubunginya. 

Cukup beri dia senyum termanismu. Dan sebut selalu namanya dalam doamu.

Sebab, Jika kamu menyakiti seseorang begitu saja, kemudian dia mengadu pada tuhannya, Bersiaplah, karena kamu tengah ada dalam bahaya. 

Cobalah untuk menerapkan prinsip itu ketika kamu ada dalam situasi berat akibat dia yang tiba-tiba menghilang dan membuatmu sakit hati. 

Sudah bukan waktunya kamu mengharapkan seseorang yang jelas-jelas hanya membuat harapan palsu untukmu. 

Sudah bukan saatnya kamu terus menunggu seseorang yang jelas-jelas tak akan kembali untuk menjawab penantianmu. 

Sudah bukan saatnya kamu terus memberi hati pada seseorang yang sudah jelas tak layak mendapatkan itu. 

Benahi hatimu, bangun lagi social life mu seperti sebelum ada dia di hidupmu.(Cal) 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
2
love
0
funny
0
angry
2
sad
3
wow
1