Bertahan Ambyar Terus, Melupakan tapi Sayangnya Terlalu Tulus

Bukan memaksa untuk move on karena kamu sudah memilih merelakan, tapi setidaknya sayangi hatimu sendiri dengan tidak membiarkannya...
Sarah Fiba - Lifestyle,Kamis, 12-12-2019 08:58 WIB
Bertahan Ambyar Terus, Melupakan tapi Sayangnya Terlalu Tulus
Ilustrasi (herway.net)

Terkadang,  tingkat kesabaran seseorang untuk menghadapi suatu hal selalu berbeda. Ada yang berkali-kali dikecewakan tapi selalu memaafkan, ada juga yang baru dikecewakan tapi memilih untuk langsung melupakan. Nah, kalau kamu masuk golongan yang mana?

Memilih untuk bertahan dalam sebuah hubungan yang tengah genting, bukanlah hal yang mudah. Sebab hati, logika, dan perasaan lebih sering bertentangan.

Baca Juga : Sudah Jelas Terlupakan, Masih Mau Bertahan atau Merelakan?

Begitu juga ketika kamu memilih untuk merelakan, tak semudah kamu berucap kemudian merealisasikan. Sebab hati, kadang lebih tak bisa berkompromi dalam hal ini.

Kalau sudah begitu, mungkin ungkapan ini cocok untuk kamu "Bertahan ambyar terus, merelakan tapi sayangnya terlalu tulus".

Tidak ada yang salah dengan kamu apalagi hatimu. Karena pada dasarnya hati manusia itu terlalu rapuh apalagi untuk hal-hal yang sifatnya berhubungan dengan logika dan perasaan seperti ungkapan di atas.

Baca Juga : Tanda-tanda Kamu Ambyar tapi Sok Tegar, Hujannya di Luar Basahnya di Pipi

Namun, beberapa kalimat di bawah ini rasanya  perlu diingat sebagai penguat ketika hatimu tengah kembali berada di persimpangan.

Berhenti :

1. Berhenti menyakiti hatimu sendiri
2. Berhenti memikirkan dia yang jelas sudah tak pernah sedikitpun memikirkanmu lagi
3. Berhenti berharap hal yang padahal kamu tahu itu hanya akan menyakiti
4. Berhenti mencari tahu sesuatu yang sebenarnya kamu tak ingin tahu
5.Berhenti menghabiskan waktu untuk dia yang hanya ingin membuatmu sakit

Teruskan :

1. Teruskan perjalananmu jika kamu masih yakin dia kembali
2. Teruskan memberinya hati jika kamu masih yakin dia layak untuk kamu beri hati
3. Teruskan menata hati untuknya jika dia punya komitmen yang sama denganmu ​​​​​​​
4. Teruskan jika kamu yakin dialah orangnya
5. Teruskan jika hatimu masih memilihnya

Beberapa kalimat di atas bisa menjadi pertimbangan ketika kamu berada di persimpangan namun hati dan logika tak bisa  lagi saling sejalan. Justru saling berargumen yang akhirnya membuat kamu makin ambyar.

Baca Juga : Untuk Kamu yang Sedang Ambyar, Silahkan Baca Ini! Kamu Nggak Sendirian

Tak ada yang mau ditempatkan dalam posisi sulit. Karena semuanya adalah pilihan. Kembali, jika kamu telah menemukan seseorang yang lebih bisa memperlakukan hatimu dengan baik dan bukan hanya sementara, kamu bisa coba untuk membuka hatimu untuknya lho...! 

Bukan memaksa untuk move on karena kamu sudah memilih merelakan, tapi setidaknya sayangi hatimu sendiri dengan tidak membiarkannya ambyar lagi. Kamu juga layak memilih, kamu layak diberi hati seperti kamu memberikan hati padanya. Jangan bermain dengan lingkaran perasaan yang menyakitkan. Karena yang kamu libatkan itu hati, sakitnya nggak main-main!.(Cal)

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
6
love
1
funny
0
angry
0
sad
2
wow
0