Adaptasi New Normal, Yusuf Mansur Ajak Masyarakat Berprilaku Positif

Yusuf Mansur Ingatkan Masyarakat Selalu Patuhi Protokol Kesehatan di Masa New Normal.
Adiantoro - Lifestyle,Senin, 08-06-2020 18:12 WIB
Adaptasi New Normal, Yusuf Mansur Ajak Masyarakat Berprilaku Positif
Ustadz Yusuf Mansur. (Warta Ekonomi)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pada masa pandemi virus corona (COVID-19), tantangan yang dihadapi masyarakat sangat kompleks. Apalagi, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi.

Penerapan itu memiliki konsekuensi pada kegiatan sosial maupun ekonomi yang dimulai secara bertahap dengan adanya batasan tertentu sesuai protokol kesehatan.

Dalam kondisi ini, tokoh agama Yusuf Mansur mengajak masyarakat tetap berpikir dan berperilaku positif dalam menghadapi situasi tersebut.

Menurutnya, dengan berpikir dan berperilaku positif manusia akan tetap merasakan kebahagiaan dan semangat.

Dengan berpikir positif, kita akan berusaha dan berdoa agar mendapatkan pekerjaan dan kegiatan lain yang lebih baik dari sebelum pandemi, terutama bagi masyarakat yang terdampak langsung - ujar Yusuf Mansur dalam video conference dari YouTube BNPB, Senin (8/6/2020).

Di sisi lain, Yusuf Mansur mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan di masa kenormalan baru (new normal). Dia menyebut jika ini merupakan sesuatu yang keren dan membanggakan.

Saat ini kalau tidak pakai masker, tidak cuci tangan, tidak jaga jarak, pasti sangat tidak keren. Kita semua harus bangga karena mampu membantu sesama dengan mematuhi protokol kesehatan. Saya keren dan bangga karena mematuhi protokol kesehatan - tuturnya. 

Kita harus percaya ini merupakan proses untuk mendapatkan yang terbaik - tambah suami dari Siti Maemunah itu.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan dengan menanamkan pikiran positif berdampak pada munculnya sebuah harapan dan bukanlah menjadi sebuah beban ataupun catatan persoalan yang bersifat menakutkan.

Mudah-mudahan ya Allah engkau bukakan rezeki buatku, bukan hanya untuk bisa bayar kontrakan tapi bisa beli rumah yang aku kontrakin ini. Mudah-mudahan nggak cuma bisa bayarin SPP anak saya, tapi juga bisa bayarin anak-anak lain dari teman saya yang anaknya nggak bisa bayar SPP dan ujiannya - tukas pendakwah berusia berusia 43 tahun itu.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0