Hati-hati! Anak Juga Bisa Alami Kolesterol, Ini Sebabnya

Anak kecil juga bisa memiliki kolesterol tinggi.
Supriyanto - Lifestyle,Senin, 12-10-2020 10:48 WIB
Hati-hati! Anak Juga Bisa Alami Kolesterol, Ini Sebabnya
(ilustrasi) seorang anak kecil./merries.co.id

Nusantaratv.com - Jangan kira kolesterol tinggi adalah kondisi yang hanya bisa terjadi pada orang dewasa saja. Ternyata, anak kecil juga bisa memiliki kolesterol tinggi. Kok bisa? Hal ini bisa saja terjadi karena berbagai hal. Akibat kolesterol tinggi dapat menyebabkan penyakit terkait kolesterol, seperti penyakit jantung dan stroke.

Kolesterol biasanya terjadi karena beberapa alasan. Untuk mengetahui lebih dalam mengapa anak dapat mengalami kolesterol, yuk, simak artikel berikut ini!

1. Faktor keturunan
Faktor genetika menjadi salah satu alasan kenapa anak dapat mengalami kolesterol. Dari banyak kasus yang ditemukan, jika kedua orang tua atau salah satu orang tua memiliki penyakit kolesterol maka kemungkinan besar anaknya juga akan memiliki kolesterol yang tinggi.

2. Obesitas
Kelebihan berat badan juga dapat membuat anak mengalami kolesterol. Hal ini dikarenakan pola makan anak yang tidak sehat sehingga menimbulkan obesitas dan kadar kolesterolnya pun menjadi lebih tinggi. Kebanyakan anak yang obesitas karena mengonsumsi banyak gula. 

Baca Juga: Cara Mengeluarkan Dahak pada Bayi dengan Mudah dan Aman

3. Pola makan yang buruk
Pola makan memang sangat berpengaruh pada anak. Jika si kecil hobi mengonsumsi makanan penuh minyak seperti gorengan atau makanan yang asin serta gula. Makanan seperti ini memiliki kandungan lemak yang tinggi sehingga membuat kadar kolesterol anak menjadi naik.

4. Kurang beraktivitas
Anak yang kurang aktif juga dapat membuat mereka mengalami kolesterol tinggi. Anak yang malas 'bergerak', akan membuat lemak mereka menumpuk, terlebih lagi jika ditambah dengan pola makan yang buruk sehingga membuat lemak mereka semakin tinggi dan menyebabkan kolesterol.

Cara mengatasi
Untuk mengatasi anak yang mengalami kolesterol memang tidak bisa langsung instan. Tentunya harus dilakukan secara pelan-pelan. Pertama-tama batasi makanan yang mengandung lemak tinggi. Mulailah biasakan si kecil untuk mengonsumsi makanan yang sehat seperti sayuran, buah, dan kacang-kacangan. Yang terpenting rutin ajak si kecil beraktivitas seperti mengajak mereka bersepeda, berenang, atau jogging bersama. 

Kegiatan seperti ini, selain membuat kondisi tubuh si kecil menjadi lebih sehat, hubungan anak dan orang tua pun menjadi semakin dekat. Jogging yuk.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0