Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Antisipasi Pemudik Motor dan Travel Gelap

Kendaraan yang melanggar akan dijatuhi sanksi berupa denda hingga pencabutan izin operasional

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombespol Sambodo Purnomo Yogo/ist

Jakarta, Nusantara TV-Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait larangan mudik 2021, Polda Metro Jaya telah memetakan sejumlah lokasi penyekatan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi pemudik motor dan travel gelap atau ilegal. 

”Titik penyekatan yang kedua terutama untuk jalur tikus, baik travel gelap maupun para pemudik motor,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombespol Sambodo Purnomo Yogo, Sabtu (17/4/2021).

Sambodo mengatakan masyarakat yang nekat melakukan mudik menggunakan kendaraan pribadi, termasuk membawa keluarga akan diputar balik. 

Baca juga: Terkait Larangan Mudik, Polda Metro Jaya Siapkan 31 Pos Pengamanan Mudik 2021

Kendaraan pribadi yang digunakan memungut bayaran atau disebut travel gelap akan dikenakan sanksi tilang dengan dijerat pasal 308 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan denda maksimal Rp 500.000 atau kurungan penjara maksimal 2 bulan.

Sementara,  operator bus yang tetap beroperasi membawa penumpang, akan dikenakan sanksi baik teguran maupun pencabutan usaha dari Kementerian Perhubungan.

”Kalau, dia usaha yang berizin, misalnya, bus kan sudah dibilang tidak boleh jalan, tetapi dia jalan, ada sanksi dari Dinas Perhubungan, baik teguran atau pencabutan (izin usaha) atau sanksi lain,” ujar Sambodo.

Diketahui, Pemerintah secara resmi melarang masyarakat untuk melakukan mudik Lebaran 2021. Larangan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6–17 Mei.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK