Lancer Evo VI Tommi Makinen Edition Jadi Mobil Mitsubishi Termahal, Laku Terjual Rp2 Miliar

Di Antara Kendaraan Lain yang Dijual Dalam Lelang Termasuk Mitsubishi Starion yang Dihargai £21.100.

Mitsubishi Lancer Evo VI Tommi Makinen Edition. (Carscoops)

Nusantaratv.com - Lelang Mitsubishi di Inggris memecahkan rekor ketika pembeli sangat bersemangat membawa pulang sejumlah model paling berharga.

Bintang dalam lelang ini adalah Lancer Evo VI Tommi Makinen Edition yang terjual seharga £100.100 (US$139.139) atau sekitar Rp2 miliar, seperti dikutip dari Carscoops, Kamis (6/5/2021).

Nominal itu mengalahkan rekor penjualan Evo sebelumnya sebesar £1.100. Mobil yang terjual adalah seri nomor 6 dari 2.500 unit yang dibuat di seluruh dunia dan telah dimiliki oleh Mitsubishi sejak baru.

Selain itu, ada pula Evolution IX MR FQ-360 HKS, yang merupakan salah satu dari 200 unit yang dibuat. Model ini terjual £68.900 (US$ 95.771). Ini menjadikannya Evolution termahal ketiga yang dijual dalam lelang publik. 

Sementara itu, Evo X FQ-440 MR yang sangat langka, satu dari hanya 40 yang pernah dibuat, dijual seharga £58.100 (US$80.759). Evo berikutnya yang terjual, mobil Rally Karya Grup N Evolution IX 2007 yang memenangkan Kejuaraan Reli Inggris dua kali, menghasilkan £61.700 (US$ 85.763).

Di antara kendaraan lain yang dijual dalam lelang termasuk Mitsubishi Starion yang dihargai £21.100 (US$29.329) dan 3000GT yang dijual seharga £24.500 (US$34.055). Di sisi lain, Shogun dari armada warisan Outlander 2015 masing-masing dijual seharga £16.000 (US$ 22.240). Sedangkan Desert Warrior L200 dihargai £30.100 ($ 41.839). 

Mitsubishis lain yang dijual termasuk Colt Lancer 1.4 (£15.000/US$20.850), Galant GLSi (£12.500/US$ 17.375), Colt Galant 2000 GLII (£11.600/US$ 16.124), dan skala 7:10 Mitsubishi Model A 1917 yang dijual seharga £13.700 (US$19.043).

"Kendaraan ini mewakili tidak hanya sebagian besar dari warisan dan sejarah Mitsubishi di Inggris, mereka juga merupakan kendaraan yang sangat spesial," kata Direktur Operasi Mitsubishi Inggris, Paul Bridgen.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan, masing-masing unit memiliki kisah unik untuk diceritakan dan mereka telah disayangi dan dirawat sejak mendapatkannya. 

"Saya telah mengawasi pengembangan beberapa kendaraan ini secara pribadi sehingga sulit untuk mengucapkan selamat tinggal kepada mereka, tetapi nilai yang mereka capai meyakinkan saya mereka semua akan pergi ke pemilik baru yang antusias yang memahami asal mula dan pentingnya mobil-mobil ini, dan yang akan menghargai dan melestarikannya untuk generasi mendatang," tukas Bridgen.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK