Kurangi Emisi Karbon, Nissan Ciptakan Terobosan Pada Mesin

Nissan Tidak Mengungkapkan Kapan Teknologi e-POWER dengan Efisiensi Termal 50 Persen Akan Dirilis. 

Nissan. (Istimewa)

Nusantaratv.com - Nissan Motor Co mengatakan mereka telah menciptakan terobosan dalam menghasilkan efisien termal sebesar 50 persen dengan hybrid e-Power Nissan yang masih dikembangkan. Hal ini dapat mengurangi emisi karbon (CO2) pada kendaraan.

Tingkat efisiensi termal baru ini akan meningkatkan konsumsi bahan bakar sebesar 25 persen dibandingkan tingkat efisiensi termal 40 persen pada mesin e-POWER Nissan.

"Pendekatan terbaru Nissan untuk pengembangan mesin telah meningkatkan standar ke level terdepan di dunia, mempercepat melewati kisaran rata-rata industri otomotif saat ini dengan efisiensi termal 40 persen, sehingga memungkinkan mengurangi emisi CO2 kendaraan," kata Nissan dalam pernyataannya, dikutip dari Reuters, Jumat (26/2/2021).

Sayangnya, Nissan tidak mengungkapkan kapan teknologi e-POWER dengan efisiensi termal 50 persen tersebut akan dirilis. 

Sementara itu, Wakil Presiden Senior dari Powertrain dan Divisi Teknik EV Nissan, Toshihiro Hirai mengatakan, pabrikan mobil tersebut memaksimalkan efisiensi termal e-POWER untuk mengurangi emisi karbon saat mengemudi.

Teknologi e-POWER pertama kali diperkenalkan di Jepang pada 2016, menggunakan mesin bensin untuk mengisi baterai yang menggerakkan kendaraan.

"Butuh waktu 50 tahun untuk meningkatkan efisiensi termal (mesin konvensional) dari 30 persen menjadi 40 persen," kata Hirai.

"Tapi dengan e-POWER, kami bisa meningkatkannya menjadi 50 persen dalam beberapa tahun. Itu telah menjadi target komunitas teknik," lanjutnya.

Untuk mencapai hal ini, Nissan mengatakan memperkuat aliran gas dalam silinder dan pengapian, yang membakar campuran udara-bahan bakar yang lebih encer pada rasio kompresi tinggi.

"Tanpa membangun teknologi fundamental ini, kami tidak dapat mencapai netralitas karbon," beber Hirai.

Bulan lalu, produsen mobil asal Jepang itu mengatakan semua model barunya di pasar utama akan sepenuhnya listrik pada awal 2030 untuk mencapai netralitas karbon pada 2050. Nissan juga berharap penjualan lebih dari satu juta kendaraan listrik per tahun pada akhir tahun fiskal 2023.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK