Cara Mudah Menyimpan Ikan Asin Agar Awet

Masih bingung cara menyimpan berbagai jenis ikan asin di dapur? Hati-hati ya, jika kita salah dalam menyimpan, ikan asin malah bisa rusak bahkan membuatmu sakit perut. Meski melewati proses pengawetan dengan garam, ikan asin tetap bisa terkena bakteri dan kuman, lho!
Cara Mudah Menyimpan Ikan Asin Agar Awet
Ikan asin dapat diolah menjadi masakan yang nikmat./sikoni.wordpress.com

Nusantaratv.com - Masih bingung cara menyimpan berbagai jenis ikan asin di dapur? Hati-hati ya, jika kita salah dalam menyimpan, ikan asin malah bisa rusak bahkan membuatmu sakit perut. Meski melewati proses pengawetan dengan garam, ikan asin tetap bisa terkena bakteri dan kuman, lho!

Ikan asin merupakan ikan darat maupun laut yang diawetkan dengan direndam larutan garam pekat. Ikan ditaruh dalam wadah tertutup di suhu ruang selama minimal 1 bulan. Untuk memudahkan proses penyerapan garam, biasanya ikan dibelah atau dipotong kecil. Setelahnya, ikan dijemur atau difermentasi hingga menjadi ikan asin siap olah.

Panganan satu ini begitu familiar di lidah banyak orang Indonesia. Mulai dari ikan asin peda, jambal roti, teri medan, teri jengki hingga cumi asin sering dijadikan lauk pelengkap. Ikan asin pun sering menjadi lauk utama seperti tumis ikan asin cabai hijau.

BACA JUGA : Resep Rendang Padang Asli Minang

Sayangnya, ikan asin yang disimpan begitu saja di ruang terbuka bisa mengundang bakteri dan kuman. Padahal, jika kamu mengetahui cara menyimpannya dengan tepat, maka ikan asin bisa terjaga kualitasnya dan bisa bertahan hingga lebih lama lagi.

Yuk, kita baca cara menyimpan berbagai jenis ikan asin berikut ini!

1 / 4
Selanjutnya