Korupsi Miliaran, Jaksa Pinangki Divonis 10 Tahun Penjara

Vonis yang dijatuhkan tersebut lebih tinggi dari tuntutan jaksa penuntut umum.

Nusantara TV.com - Terdakwa penerima suap 500.000 dolar amerika dari Djoko Tjandra, Jaksa Pinangki Sirna Malasari akhirnya divonis hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp600 juta subsider 6 bulan kurungan. 

Ketua Majelis Hakim IG Eko Purwanto memutuskan,

“Menyatakan terdakwa Dr Pinangki Sirna Malasari S.H. M.H. terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan dalam dakwaan kesatu subsider dan pencucian uang sebagaimana didakwakan dalam dakwaan kedua dan permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana didakwakan dalam dakwaan ketiga subsider,” putusnya.

Vonis yang dijatuhkan tersebut lebih tinggi dari tuntutan jaksa penuntut umum. Pinangki awalnya dituntut empat tahun penjara dan denda Rp500 juta subsider enam bulan kurungan.

Jaksa Pinangki dihukum karena menerima suap selain itu juga ia terbukti bersalah melakukan tindak pidana pencucian uang dan pemufakatan jahat terkait sengkarut penanganan perkara terpidana korupsi hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra.

Dalam kasus ini, Pinangki dinilai terbukti menerima uang sebesar 500.000 dolar amerika dari Djoko Tjandra.

Uang tersebut untuk mempermudah pengurusan fatwa Mahkamah Agung (MA) melalui Kejaksaan Agung agar pidana penjara yang dijatuhkan ke Djoko Tjandra atas kasus hak tagih Bank Bali selama 2 tahun penjara tidak dapat dieksekusi.

Uang yang ia dapatkan merupakan tambahan fee dari Djoko Tjandra yang sebelumnya ia menerima uang dalam jumlah yang sama.

Uang itu diterima Pinangki melalui perantara yakni Andi Irfan Jaya, yang merupakan teman sekaligus politikus Partai Nasdem.

Uang-uang yang diterima Pinangki dikabarkan digunakannya untuk membeli l keperluan pribadinya seperti perawatan kecantikan, mobil-mobil mewah dan pembelian apartemen. 


like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK