Korban Bencana NTT, 179 Orang Tewas dan 46 Hilang

Pemprov NTT sampai mengerahkan anjing pelacak untuk mencari korban

Bencana badai dan banjir bandang yang melanda wilayah NTT menyebabkan kerusakan parah/ist

Jakarta, Nusantara TV-Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus berupaya mencari warganya yang menjadi korban akibat bencana yang melanda wilayahnya. 

Dilaporkan, korban meninggal dunia bertambah menjadi 179 orang dan korban hilang 46 orang. 

"Kondisi korban bencana hari ini yang meninggal adalah 179 orang dan hilang 46 orang," ujar Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi dikutp dari detik, Senin (12/4/2021).

Korban meninggal paling banyak berada di Flores Timur, yakni 72 orang, Lembata 42 orang, dan Alor 28. Kemudian korban meninggal juga tercatat di Kabupaten Kupang 12 orang, Malaka 8 orang, Kota Kupang 6 orang, Rote Ndao 1 orang, Ende 1 orang, dan Sikka 1 orang.

Josef menyatakan pihaknya terus berupaya mencari korban hilang. Bahkan sampai menggunakan anjing pelacak.

Baca juga: Korban Bencana NTT, 174 Orang Meninggal 48 Hilang 

"Usaha untuk mencari 46 orang masih dilakukan," katanya.

Terpisah, salah satu korban selamat banjir Siklon Seroja di NTT, Yosep Taran Nubi, menceritakan bagaimana dia berjuang untuk hidup setelah terseret air. Dia berusaha menyelamatkan diri dengan memanjat pohon jambu air. 

Yosep menceritakan saat bencana melanda desanya ia sedang tidur lelap. 

Yosep terjaga setelah mendengar suara keras menghantam atap rumahnya. Namun kejadiannya begitu cepat. Tiba-tiba air bah menerjang rumahnya. Ia pun hanyut terbawa banjir bersama rumahnya. 

Beruntung air membawa Yosep mendekati pohon jambu air. Ia kemudian memanjat pohon jambu air tersebut dan bertahan di pucuk agar tidak hanyut terbawa air bah. 

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK