Inilah Insentif Perpajakan Yang Disiapkan Menkeu Untuk Gairahkan Ekonomi

Susun RUU Omnibus Perpajakan, Inilah Insentif Perpajakan Yang Disiapkan Menkeu Untuk Gairahkan Ekonomi
Inilah Insentif Perpajakan Yang Disiapkan Menkeu Untuk Gairahkan Ekonomi
Menkeu Sri Mulyani Indrawati/ Setkab

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menyiapkan sejumlah insetif perpajakan untuk menciptakan kesempatan kerja, meningkatkan peranan UMKM, dan bagaimana meningkatkan iklim investasi di dalam rangka meningkatkan penciptaan kesempatan kerja di Indonesia.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pihaknya telah menyiapkan Omnibus Perpajakan yang terdiri dari 6 (enam) kelompok isu untuk meningkatkan kemampuan perekonomian Indonesia dalam menciptakan kesempatan kerja dan menyangkut undang-undang PPh, PPN, Undang-Undang KUP, Undang-Undang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta Undang-Undang Pemda yang terpengaruh atau yang dipengaruhi oleh undang-undang ini.

"Yang satu kelompok pertama adalah mengenai tarif pajak badan, kita akan menurunkan seperti yang sudah disampaikan di sidang kabinet sebelumnya PPh untuk badan dari 25% saat ini menjadi 22% dan 20%. 22% untuk periode 2021-2022 dan untuk periode 2023 akan turun menjadi 20%," ujar Menkeu di Kantor Presiden, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Presiden Jokowi Menghimbau Reformasi Perpajakan Segera Diselesaikan

Pemerintah juga akan menurunkan untuk pajak badan yang melakukan go public dengan pen gurangan tarif PPh nya 3% lagi di bawah. Penurunan ini, lanjut Menkeu, terutama hanya untuk yang go public, baru selama 5 tahun sesudah mereka go public.

"Dengan demikian untuk yang mereka go public, PPh-nya akan turun dari 22 menjadi 19 dan yang go public nanti tahun 2023 mereka akan turun dari 20% menjadi 17%, karena turun 3% di bawah tarif," jelas Menkeu.

Pemerintah, sambung Menkeu, juga akan membuat penurunan tarif atau pembebasan tarif PPh dividen dalam negeri. Dalam hal ini, menurut Menkeu, dividen yang diterima oleh wajib pajak badan maupun orang pribadi akan dibebaskan, dan nanti akan diatur lebih lanjut di dalam peraturan-peraturan pemerintah di bawahnya.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0