Berikut Ini Catatan Menkeu Terhadap Pengelolaan APBD yang Kurang Optimal

Catatan Menkeu Terhadap Pengelolaan APBD yang Kurang Optimal
Berikut Ini Catatan Menkeu Terhadap Pengelolaan APBD yang Kurang Optimal
Menkeu Sri Mulyani Indrawati/ Kemenkeu

Jakarta, Nusantaratv.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyampaikan beberapa kelemahan yang secara umum dilakukan pemerintah daerah (Pemda) dalam mengelola anggarannya. Rata-rata hampir 70% anggaran masih digunakan untuk keperluan operasional Pemda sehingga masyarakat di daerah kurang optimal menerima manfaat Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) karena hanya menikmati sekitar 30%.  

Hal ini disampaikan Menkeu di depan para Kepala Daerah yang hadir pada acara Sosialisasi Transfer ke Daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2020, di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Jakarta, Kamis, (14/11/2019).

Baca Juga: Mendagri Peringatkan Soal Penyerapan Anggaran di Internal Kemendagri

"Kami mencatat beberapa kelemahan  dari sisi inefesiensi, porsi belanja pegawai tinggi 36%. Penggunaan belanja barang dan jasa terutama perjalanan dinas 13,4% wira-wiri. Unit cost-nya juga lebih mahal. Kemudian belanja jasa kantor bisa mencapai 17,5%. Jadi APBD-nya hampir 70% untuk mengurusi orang-orang Pemda. Jadi sisa-sisanya untuk rakyat. Itu kan tidak benar," kata Menkeu.

Selain masalah tersebut, Menkeu juga mengkritisi masih banyak Pemda yang belum fokus dalam menentukan program prioritas. Karena semua unit mendapat alokasi dana tanpa kejelasan prioritas maka ditengarai mengakibatkan kualitas setiap program kurang optimal.

Menkeu juga menyampaikan bahwa Pemerintah Pusat juga terus melakukan pembenahan misalnya melakukan reviu dan penyederhanaan peraturan-peraturan terkait tanpa mengurangi substansi, kualitas dan sisi akuntabilitasnya. Bahkan untuk membantu meningkatkan kemampuan aparat Pemda dalam merencanakan, mengelola anggaran, dan mengawasi penggunaan APBN secara optimal, Menkeu mengundang Pemda untuk mengirimkan pegawainya belajar di Kemenkeu melalui program pelatihan dan magang.



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0