Bantuan Dana Desa Segera Dibekukan Bagi Desa yang Terbukti Fiktif

Dana Desa Akan Dibekukan untuk Desa yang Terbukti Fiktif
Bantuan Dana Desa Segera Dibekukan Bagi Desa yang Terbukti Fiktif
Menkeu Sri Mulyani Indrawati/ Kemenkeu

Jakarta, Nusantaratv.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bekerjasama dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan Kementerian Desa (Kemendes) terus bekerjasama melakukan penertiban data desa fiktif. Bagi daerah yang ketahuan ada desa yang tidak legitimate maka pemerintah akan membekukan Dana Desanya. Apabila sudah terlanjur ditransfer maka Dana Desa tersebut akan diambil kembali melalui Pemda masing-masing. 

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyesalkan upaya beberapa pihak yang mencoba membuat desa baru walaupun belum memenuhi persyaratan agar mendapat Dana Desa secara langsung.

Baca Juga: Berikut Ini Catatan Menkeu Terhadap Pengelolaan APBD yang Kurang Optimal

“Hari-hari ini kita dengar tentang desa fiktif. Saya tidak peduli dengan jumlahnya. Ini menggambarkan fenomena. Jadi, kita semua harus hati-hati,” kata Menkeu di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak, Jakarta, (14/11/2019).

Menkeu menyampaikan pemerintah menaikan Dana Desa tahun 2020 menjadi sebesar Rp 72 triliun, jumlah tersebut naik Rp 2 triliun dari tahun 2019 dengan perhitungan alokasi berdasarkan jumlah desa. Oleh karena itu, pemerintah akan terus menertibkan desa yang tidak memenuhi syarat tersebut. 

Menkeu menyesalkan terjadinya fenomena ini karena seharusnya Dana Desa yang ditransfer secara langsung oleh pemerintah pusat dapat dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk kesejahteraan masyarakat desa.



Reaksi Kamu

like
1
love
0
funny
0
angry
1
sad
0
wow
1