Bali Demokrasi Forum Usung Tema Demokrasi dan Inklusivitas

Demokrasi Perlu Dibangun Bersama Ekonomi Inklusif
Bali Demokrasi Forum Usung Tema Demokrasi dan Inklusivitas
Bali Demokrasi Forum/ Kemlu

Bali, Nusantaratv.com - Bali Demokrasi Forum (BDF) ke-12 mengangkat tema besar 'Demokrasi dan Inklusivitas', dan untuk pertama kalinya menyelenggarakan sebuah dialog khusus di bidang Bisnis dan Ekonomi. 

Adapun dialog bisnis ini mengusung tema 'Ekonomi Inklusif' yang dihadiri oleh para peserta dari sektor pemerintah, swasta, himpunan pengusaha, organisasi internasional dan akademisi.

"Demokrasi tanpa pemenuhan kebutuhan ekonomi akan sulit berkembang" ujar Deputi Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir di Bali.

Pada dasarnya semua pihak menegaskan pentingnya ekonomi inklusif sebagai usaha untuk pemenuhan kesejahteraan. Dialog dalam BDF yang mengangkat tema ekonomi inklusif dianggap tepat mengingat munculnya gejolak akibat ketimpangan ekonomi di sejumlah negara dan menurunnya pertumbuhan ekonomi global.

Baca Juga: Presiden Jokowi: Feeling Saya 3-4 Tahun Kita Tidak Impor Petrokimia

Para pembicara menyampaikan berbagai tantangan dan hambatan dalam perwujudan ekonomi inklusif, antara lain jangkauan geografis, akses pendidikan yang terbatas, meningkatnya ketimpangan, serta pembangunan yang cenderung hanya terkonsentrasi di pusat-pusat ekonomi.

Panel Ekonomi Inklusif ini juga menyimpulkan saran-saran untuk terwujudnya ekonomi yang inklusif. Beberapa saran tersebut yaitu perlunya pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah non-pusat ekonomi, pemanfaatan teknologi, dan peningkatan akses terhadap sistem pendidikan.

"Ekonomi kreatif memegang peranan yang penting dalam memperluas inklusivitas pembangunan," Direktur UNDP Indonesia Christophe Bahue.

Menurut Christophe, ekonomi kreatif yang terus dipromosikan Indonesia telah disambut sangat positif dengan disahkannya suatu resolusi pada Sidang Majelis PBB di New York.

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0