7 Makanan ini Dianggap Menyehatkan, Padahal Tidak

Selama ini kita dianjurkan untuk rajin berolahraga, mengatur pola makan, dan memilih jenis makanan terbaik untuk satu alasan, yakni kesehatan. Sehat memang mahal harganya. Maka itu, kita diimbau untuk terus menjaga kesehatan kita, sebelum diserang berbagai penyakit.
7 Makanan ini Dianggap Menyehatkan, Padahal Tidak
7 Makanan yang terlanjur dianggap menyehatkan./news.milli.az

Jakarta, Nusantaratv.com - Selama ini kita dianjurkan untuk rajin berolahraga, mengatur pola makan, dan memilih jenis makanan terbaik untuk satu alasan, yakni kesehatan. Sehat memang mahal harganya. Maka itu, kita diimbau untuk terus menjaga kesehatan kita, sebelum diserang berbagai penyakit.

Bisa jadi selama ini kita merasa sudah mengonsumsi makanan sehat, seperti buah, sayuran, atau produk rendah lemak. Tapi, di pasaran, banyak pula makanan berlabel “khusus diet” atau “organik” yang telah keliru dianggap masyarakat. Alasannya, belum tentu kandungan nutrisi di dalamnya baik untuk tubuh!

Seperti beberapa makanan di bawah ini:


1. Keripik sayur

thrivemarket.com

Keripik yang terbuat dari sayuran hijau sepertinya terlihat lebih sehat dibanding keripik kentang aneka rasa. Sekali lagi, kandungan sayur atau nutrisi yang tertera dalam kemasan tersebut hanyalah strategi marketing.

Nutritionist di Watertown Regional Medical Center, Becky Kerkenbush, mengatakan keripik sayur jelas tidak sebanding dengan sayuran asli. Karena ketika sayuran diproses menjadi keripik, kandungan vitamin dan nutrisi alaminya hilang. Jadi snack sayuran punya kalori dan lemak yang sama dengan keripik kentang biasa.


2. Kombinasi berry dengan buah-buahan


Pixabay.com/Maikenvag

Semangkuk smoothies dan buah-buahan jelas baik untuk tubuh, asalkan tidak ada tambahan gula di dalamnya. Dalam hal ini termasuk buah kering seperti kismis. Pasalnya, buah kering punya kalori dua kali lipat lebih besar dari aslinya.

Jenis buah-buahan yang kamu pilih juga perlu diperhatikan, jangan campur buah berasam tinggi dengan buah berasam rendah. Misalnya pisang dengan stroberi, pepaya dengan mangga, dan sebagainya. Sebab, hal tersebut bisa memperlambat pembentukan glukosa, bahkan menimbulkan toksin.


3. Makanan gluten-free


finedininglovers.com

Selama ini banyak yang salah paham dan menganggap makanan bebas gluten lebih sehat dibanding bahan pangan biasa. Padahal, makanan gluten-free sebenarnya dibuat untuk orang dengan intoleransi gluten atau penyakit celiac.

Kalau kamu tidak memiliki kedua penyakit itu, makanan bebas gluten tidak akan berpengaruh apa-apa untuk tubuh.  Studi menunjukkan, makanan gluten-free cenderung lebih rendah nutrisinya, termasuk kalsium, vitamin B, serat zinc, zat besi, dan magnesium.


4. Smoothies dan jus buah dalam botol


Unsplash.com/Dose Juice

Kalau pergi ke minimarket, pasti sering menemukan smoothies atau jus beraneka rasa yang tampak menggoda. Apalagi kalau ada embel-embel “dengan buah asli” atau campuran sayur di dalamnya. Jelas gak pikir dua kali untuk membeli, karena kita menganggapnya sehat.

Sebenarnya, apa yang kamu lihat pada kemasan murni itu hanya untuk kebutuhan branding saja. Sebab, smoothies atau jus dalam botol mengandung gula tinggi yang gak baik untuk kesehatan. Di samping itu, kandungan serat fiber yang terkandung dalam buah sudah banyak berkurang ketika dijus.


5. Yoghurt


bettycrocker.com

Yoghurt boleh jadi masuk kategori makanan sehat, tapi gak semua jenis, lho! Selain greek yoghurt tawar, produk susu fermentasi yang banyak dijual di swalayan mengandung kadar gula tinggi dan justru rendah protein.

Meskipun banyak iklan yoghurt mengklaim produknya baik untuk tubuh, tapi yang terjadi justru sebaliknya kalau ada penambahan gula.


6. Wraps food


kaneatingwell.com

Wraps merupakan gulungan tortila yang berisi selada, tomat, dan daging seperti ayam atau sosis sapi. Kalau dilihat dari bahannya, makanan ini terlihat sehat. Tapi nyatanya, wraps mengandung lebih banyak karbohidrat dan kalori.

Cassetta menjelaskan kalori dalam tortila justru lebih tinggi dibanding roti tawar biasa. Sebab, dalam proses pembuatannya, tortila biasanya ditambahkan bahan-bahan tidak sehat, seperti sodium dan lemak trans.


7. Granola bars


Pixabay.com/WikimediaImages

Kamu pasti pernah menemui iklan camilan sehat seperti granola bar dengan zero calories. Makanan ini digadang bisa memenuhi hasrat ngemil tanpa bikin gemuk. Padahal, camilan itu biasanya mengandung cokelat, kacang, dan punya rasa sangat manis.

Christopher Calapi, dokter osteopati di Long Island, mengatakan biasanya granola bar menggunakan gula dan minyak dalam proses pembuatannya. Sebagian besar dicampur dengan biji-bijian, kacang, atau buah kering yang justru menambah kandungan lemak di dalamnya.

Ternyata banyak strategi pemasaran yang membuat produk seakan-akan tampak lebih sehat dibanding biasanya. Wah, jangan kemakan iklan ya, Guys!(idntimes.com)



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0