Karyawati BUMN di Sultra Meninggal Setelah Divaksin Covid-19

Sebelumnya diberitakan seorang guru bernama La HInu di Kota Baubau juga meninggal setelah divaksin covid-19

Ilustrasi vaksin covid-19/ist

Baubau, Nusantara TV-Kasus warga meninggal dunia usai divaksin covid-19 kembali terjadi. Dikabarkan, seorang karyawati cantik bank BUMN di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) bernama Waode Primawati Sazali (35) meninggal dunia lima hari setelah menerima vaksin covid-19. 

Menurut penuturan Harlita ibu kandung almarhumah, Waode mulai merasakan tubuhnya lemas, dan mengalami gejala sesak nafas. Hingga kondisi kesehatannya semakin memburuk, dan meninggal dunia di Rumah Sakit Siloam Buton.

Harlita seakan tak percaya putri tunggalnya yang baru memiliki satu anak balita itu, telah pergi untuk selamanya.

"Anak saya mulai mengeluhkan tubuhnya lemas usai divaksin beberapa hari lalu, ditambah lagi mengalami gejala sesak nafas dan tubuh seperti di tusuk jarum," tuturnya, dikutip dari Okezone, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Pemuda di Jakarta Meninggal Usai Divaksin AstraZeneca, Begini Penjelasan Kemenkes

Waode ternyata bukan satu-satunya korban meninggal setelah divaksin covid-19 di Kota Baubau. Sebelumnya, seorang guru di Kota Baubau, La Hinu meninggal dunia beberapa jam usai disuntik vaksin Covid-19.

Namun Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Baubau membantah kabar yang menyebutkan La Hinu meninggal akibat vaksin covid-19. Ditegaskan, guru tersebut meninggal karena penyakit bawaan. 

Diketahui, La Hinu terpaksa dilarikan ke rumah sakit, karena menderita lemas dan sesak nafas beberapa menit usai di vaksin Covid-19 .

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK