Karyawan Digratiskan Vaksinasi Mandiri

Aturan Vaksinasi Mandiri Tertuang Dalam Permenkes Nomor 10 Tahun 2021.

Ilustrasi. (Net)

Jakarta, Nusantaratv.com - Pemerintah mengizinkan pengusaha melakukan vaksinasi Covid-19 secara mandiri melalui program Vaksinasi Gotong-royong.

Aturan vaksinasi mandiri ini tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 Tahun 2021. Meski begitu, yang ditekankan dalam aturan ini ialah karyawan dan keluarga sebagai penerima vaksin, diberikan secara gratis. 

"Karyawan atau karyawati, keluarga dan individu lain terkait dalam keluarga sebagai penerima vaksin Covid-19 dalam pelayanan vaksinasi gotong-royong sebagaimana dimaksud pada ayat (3) tidak dipungut bayaran atau gratis," demikan bunyi Pasal 3 ayat 5.

Biaya vaksinasi mandiri merupakan tanggung jawab perusahaan. Artinya perusahaan harus bersedia mengeluarkan dana untuk program vaksinasi mandiri dan memberikannya secara gratis kepada karyawan dan keluarganya.

"Pendanaan pelaksanaan vaksinasi gotong-royong dibebankan pada badan hukum atau badan usaha yang melakukan vaksinasi gotong-royong," demikian bunyi pasal 43 ayat 2.

Koordinator PMO KPCPEN dan Juru Bicara Kementerian BUMN (Badan Usaha Milik Negara) Arya Sinulingga membeberkan alasan pemerintah mengizinkan vaksinasi mandiri. Pertama, dia menjelaskan tujuan vaksinasi adalah memutus rantai penyebaran virus corona (Covid-19) dengan membangun kekebalan kelompok, yaitu sekitar 70 persen dari jumlah penduduk Indonesia.

"Semakin cepat itu terbangun tentu akan semakin baik untuk mengeluarkan kita semua dari kondisi pandemi ini. Dan semakin cepat kekebalan kelompok terbentuk semakin baik buat masyarakat," kata Arya dalam konferensi pers virtual, Jumat (26/2/2021).

Oleh karena itu, dia menjelaskan usulan yang dapat mengakselerasi program vaksinasi tanpa menambah beban anggaran negara patut disambut baik. Dalam hal ini usulan pengusaha terkait vaksinasi mandiri atau gotong-royong.

Vaksin gotong-royong ditujukan untuk para buruh dan karyawan swasta, dan dia memastikan diberikan secara gratis agar dapat mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

"Yang patut digarisbawahi dalam aturan ini adalah adanya latar belakang upaya berbagai pihak bahu-membahu, membantu mendorong percepatan terbangunnya herd immunity (kekebalan kelompok)," lanjutnya.

Kembali, dia menekankan vaksinasi mandiri adalah sebuah upaya gotong-royong yang biasa dilakukan oleh bangsa Indonesia jika mengalami bencana, dan bencana pandemi adalah bagian dari itu.

"Sehingga semua stakeholder atau semua kelompok masyarakat yang ingin membantu pemerintah menangani masalah pandemi ini maka pemerintah akan membuka ruang kepada mereka," tukas Arya.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK