Viral, Camat Dikira Tukang Sapu Jalanan

Saat melintas di depan kantor swasta itu, sang pimpinan kantor pun memanggil ibu Camat yang tengah membawa sapu
Supriyanto - Kamutau?,Rabu, 29-07-2020 17:46 WIB
Viral, Camat Dikira Tukang Sapu Jalanan
Camat Kota Samarinda Kota (baju merah) mengalami kejadiann tak mengenakkan, dipanggil sebagai tukang sapu./istimewa

Nusantaratv.com - Kejadian unik ini terjadi di kota Samarinda Kota. Pada hari Jumat yang lalu, tepatnya tanggal 24 Juli 2020, Camat Anis Siswantini mengalami kejadian yang tak mengenakkan. Dirinya dikira sebagai tukang sapu jalanan oleh salah seorang pimpinan kantor suatu perusahaan swasta di Jalan Ahmad Dahlan, Kecamatan Samarinda Kota, Kalimantan Timur.

Waktu itu ibu Camat tengah memegang sapu dalam rangka mengajak warga sekitar kerja bakti membersihkan sampah di lingkungan SMP Negeri 2 Samarinda yang banyak berserakan. Kebetulan lokasi SMP tersebut berdekatan dengan kantor perusahaan swasta.

Saat melintas di depan kantor swasta itu, sang pimpinan kantor pun memanggil ibu Camat yang tengah membawa sapu. Pimpinan kantor itu meminta ibu Camat membersihkan halaman kantornya yang banyak sampah.

Baca Juga: Manfaat Daun Sambung Nyawa dan Cara Membuatnya

“Saya memperhatikan di lokasi itu banyak sampah. Itu berhamburan serta dibakar di depan ruko. Nah, saya masih memperhatikan di situ, tiba-tiba saya dipanggil sama warga situ yang saya tidak ketahui beliau siapa,” ujar Anis pada Selasa (28/7/2020).

“Ternyata memanggil saya tiga kali. Bu sini bu, dari jauh ini, memanggil saya tiga kali, yang kotor di sini bersihkan di sini,” lanjutnya.

Selanjutnya Anis pun mengamuk dan memberitahu perusahaan tersebut bahwa dirinya adalah pihak pemerintah yang mengimbau warga untuk kerja bakti.

“Lalu saya dekati, langsung ngomong begini, ‘bapak menyuruh saya membersihkan di sini. saya ini dari pemerintah untuk mengimbau ayo kita kerja bakti sama-sama. Saya bukan penyapu jalan, langsung saya tinggal lokasi karena belum sampai di lokasi kerja bakti,” jelasnya.

Kejadian menggelikan ini sempat terekam kamera dan kemudian diunggah ke media sosial sehingga viral. Atas kejadian tersebut akhirnya pimpinan perusahaan itu pun meminta maaf sekaligus menerima sanksi. Ibu Camat pun mengimbau agar pimpinan kantor itu lebih peduli lagi pada lingkungan kerjanya dengan menyediakan sarana cuci tangan dan bak sampah. 

Sumber: Okezone.com

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0