Percaya dengan Kutukan? Kejadian Ini Kutukan atau Kebetulan Ya?

Mendengar kata kutukan, orang pasti langsung merinding. Secara logika memang kata kutukan tidaklah masuk akal.
Supriyanto - Kamutau?,Rabu, 14-10-2020 12:47 WIB
Percaya dengan Kutukan? Kejadian Ini Kutukan atau Kebetulan Ya?
Penemuan jasad Otzi di Pegunungan Alpen.

Nusantaratv.com – Mendengar kata kutukan, orang pasti langsung merinding. Secara logika memang kata kutukan tidaklah masuk akal, terlebih di zaman sekarang ini.

Namun percaya ngga percaya, di zaman yang serba modern sekarang ini, masih banyak lho orang yang percaya dengan hal-hal mistis yang berkaitan dengan kutukan, santet, maupun ilmu perdukunan. 

Beberapa orang menganggap kutukan tidak ada, yang ada hanyalah kebetulan semata. Berikut ada kejadian yang terjadinya secara beruntun, semacam rententan kejadian dari sebab akibat. Apakah kejadian ini bisa disebut sebagai kutukan atau hanya kebetulan? Yuk kita simak saja, terserah pembaca menilainya.

Pernikahan Terkutuk


Amedeo I. (Biografieonline)

Putra Raja Victor Emmanuel II dari Italia yang bernama Amedeo I, berniat menikah dengan Maria Vittoria Pozzo. Namun sayang, niat Amedeo I tidak mendapat restu dari ayahnya. Raja Emmanuel II berharap putranya menikah dengan wanita dari kalangan bangsawan. 

Baca Juga: Modal Rp 250 Juta, Bisa Miliki Pom Bensin Pertamina

Mungkin karena sudah terlanjur cinta, Amedeo pun mengabaikan ketidaksetujuan sang ayah. Amedeo tetap menikahi Maria Vitoria Pozzo pada 30 Mei 1867. Dan rentetan kejadian mengerikan pun terjadi.

Pesta pernikahan yang seharusnya dirayakan dengan penuh suka cita menjadi awal terjadinya bencana. Kejadian pertama terjadi pada penanggung jawab gaun pengantin, yang ditemukan gantung diri saat resepsi pernikahan berlangsung.

Lalu nasib buruk juga menimpa Kolonel yang memimpin prosesi pernikahan, ia ditemukan tewas akibat sengatan matahari. Lebih aneh lagi, kejadian yang menimpa pembuka pintu gerbang yang saat itu bertugas, ditemukan tewas bersimbah darah. Tidak sampai di situ, juru masak yang bertugas sebagai pemanggang hidangan istana juga tewas bunuh diri, dengan menembak kepalanya sendiri.

Itulah rentetan kejadian dari pernikahan Amedeo yang tidak disetujui ayahnya yang juga seorang Raja. Meski begitu pernikahan Amedeo dengan Maria berjalan cukup lama. Hingga 10 tahun kemudian Maria sang isteri, meninggal karena komplikasi persalinan di usia 29 tahun.
 

Kutukan Otzi


Jasad Otzi. (Hunantv)

Pada 1991 di Pegunungan Alpen ditemukan Otzi, sang manusia es. Anehnya selepas ditemukannya Otzi, tujuh orang yang menemukannya meninggal secara beruntun. Kematian pertama terjadi pada Rainer Henn, ahli patologi forensic, yang memasukkan Otzi ke dalam tas tubuh dengan tangan kosong.

Rainer Henn meninggal pada 1992 dalam kecelakaan mobil saat menuju ke konferensi dunia untuk membahas jasad Otzi. Kematian Rainer Henn disusul dengan kematian Kurt Fritz yang terkena longsoran salju, setelah itu, juru rekam evakuasi tubuh Otzi juga meninggal. 

Baca Juga: Edan! Aksi Pilot Pesawat Jet Rusia, Terbang Tanpa Penutup Kokpit!

Helmut simon bersama istrinya juga meninggal. Jasad suami isteri tersebut ditemukan di sungai setelah jatuh dari tebing menjadi kematian keempat. Selanjutnya Dieter Warnecke, Konrad Spindler, dan juga Tom Lou menambah daftar panjang kutukan ini.

Club 27


The 27 Club. (Pinterest)

The 27 Club menjadi sebutan bagi aktor dan artis yang tutup usia di usia 27 tahun. Penamaan ini dimulai setelah meninggalnya gitaris Nirvana, Curt Cobain, lalu Jimi Hendrix, dan Jim Morrison. Setelah itu disusul dengan kematian Kim Jonghyun personel dari Shinee. Anehnya semua meninggal di usia 27 tahun. Apakah mereka janjian, kebetulan atau kutukan ya kok meninggalnya di umur yang sama?

Kutukan Timur


Timur Lenk. (Katholisches)

“Ketika saya bangkit dari kubur, dunia akan gemetar,” demikian bunyi tulisan di makam Timur Lenk, seorang keturunan Gengis Khan yang pernah memiliki kekuasaan dari Persia hingga Rusia Selatan pada 1405.

Baca Juga: Dua Tahun Hilang, Wanita Ini Ditemukan Mengambang di Tengah Laut

Sebagai pemimpin tertinggi Soviet, Stalin tidak terlalu menggubris dengan tulisan tersebut. Ia mengirim arkeolog untuk menggali kuburan Timur pada 1941. Entah ada kaitannya atau tidak, sehari setelah pemindahan jasad Timur, Jerman menyatakan perang terhadap Soviet. Penyerbuan ini disebut dengan Operasi Barbarosa.

Lagi-lagi entah kutukan atau bukan, tak lama kemudian, Stalin memerintahkan mengembalikan jasad Timur ke makamnya. Anehnya, setelah itu Soviet memenangi peperangan melawan Jerman.

Dari keempat peristiwa di atas, apakah itu kutukan atau kebetulan ya? 
 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0