Daftar Letusan Gunung Terdahsyat di Dunia 

Bisa dibayangkan bagaimana mengerikannya kalau gunung-gunung berapi itu meletus di zaman kita sekarang ini...
Supriyanto - Kamutau?,Senin, 24-08-2020 15:32 WIB
Daftar Letusan Gunung Terdahsyat di Dunia 
(ilustrasi) saat gunung vesuvius meletus./intisari.grid.id

Nusantaratv.com - Gunung adalah gundukan tanah yang menonjol atau menjulang ke atas dan semua gunung berapi memiliki potensi untuk meletus karena di bawahnya ada aliran magma. Saat gunung berapi meletus, tak pelak akan menimbulkan bencana di sekitarnya. 

Dalam sejarah pernah tercatat letusan gunung Tambora pada tahun 1815 menjadi letusan besar yang pernah terjadi. Letusan gunung ini terdengar sejauh 2.600 km, dan abunya jatuh setidaknya sejauh 1.300 km. Kegelapan terlihat hingga 600 km dari puncak gunung selama lebih dari dua hari.

Tak pelak, letusan gunung berapi menjadi bencana alam maha dahsyat yang akan selalu mengiringi kehidupan manusia di muka bumi.

Yang jadi pertanyaan kita adalah gunung apa saja yang ledakannya maha dahsyat? Sedahsyat apakah ledakannya? Berikut ini daftar gunung berapi yang pernah meletus dan paling dahsyat ledakannya di dunia serta akibat yang di timbulkannya.

1. Gunung Vesuvius, Italia
Gunung Vesuvius adalah satu-satunya gunung berapi aktif di Eropa Daratan yang terletak di sebelah timur Napoli, Italia. Pada tahun 79 M gunung ini meletus dengan sangat dasyat. Debu vulkaniknya sampai menimbun kota Pompeii dengan segala isinya sedalam beberapa kaki menyebabkan kota ini hilang selama 1.600 tahun sebelum ditemukan kembali secara tidak sengaja. Gunung Vesuvius terkenal karena letusannya dalam AD 79 yang menyebabkan kehancuran Roma kota Pompeii dan Herculaneum serta kematian 10.000 – 25.000 orang.



(ilustrasi) letusan gunung Toba.

2. Gunung Toba, Indonesia
Letusan Gunung Toba terbilang Supervulcano. Hal ini dikarenakan Gunung Toba mempunyai kantong magma apabila meletus kalderanya sangat besar sekali seperti yang kita lihat pada Danau Toba sekarang. Letusan Gunung Toba merupakan letusan gunung api yang paling dasyat yang pernah terjadi di Planet Bumi dan hampir memusnahkan seluruh mahluk hidup di bumi sekitar 75.000 tahun yang lalu. Ledakan dasyat Gunung Toba di barengi dengan gelombang besar Tsunami ada 2.800 kilometer kubik abu vulkanik yang di keluarkan yang menyebar keseluruh atsmofir bumi. Sehingga menyebabkan kegelapan total selama 6 tahun dan suhu beku sedikitnya 1.000 tahun serta di ikuti cuaca dingin ribuan tahun.

Baca Juga: Penting! 10 Tanda Awal Seorang Ibu Akan Melahirkan

3. Gunung Mauna Loa, Hawaii
Mauna Loa adalah satu dari lima gunung berapi yang membentuk Pulau Hawaii di negara bagian Hawaii, Amerika Serikat yang berada Samudera Pasifik. Kata “Mauna Loa” berasal dari Bahasa Hawaii yang berarti “pegunungan panjang”. Mauna Loa termasuk gunung berapi tipe perisai dengan perkiraan volume sekitar 18.000 mil kubik (75.000 km ³), puncaknya hanya setinggi 120 kaki (37 m) yang lebih rendah dari Mauna Kea. Erupsi lava dari Mauna Loa sangat cair dan miskin silika dengan letusan yang cenderung tidak eksplosif serta gunung api memiliki lereng yang dangkal.

Mauna Loa diprediksi telah mengalami erupsi sejak 700.000 tahun yang lalu dan mungkin telah muncul di atas permukaan laut sejak 400.000 tahun yang lalu. Batuan tertua yang berhasil ditemukan berusia kurang dari 200.000 tahun. Magma berasal dari hotspot Hawaii yang membentuk Pulau Hawaii sekitar 10 juta tahun. Pergerakan tektonik dari Lempeng Pasifik akan membawa Mauna Loa menjauh dari hotspot antara 500.000 hingga 1 juta tahun dari sekarang dan menyebabkan gunung ini akan punah.

(ulyadays.com)

4. Gunung Tambora, Indonesia
Gunung Tambora yang terletak di Indonesia meletus dengan dasyatnya pada April 1815. Saat itu Gunung Tambora meletus pada skala 7 Volcanic Exsplositify Indek (PIR). Letusan Gunung Tambora terdengar hingga Pulau Sumatera yang berjarak sekitar 2.000 Km serta abu vulkaniknya jatuh hingga Pulau Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Maluku. Letusan gunung ini menelan korban sekitar 72.000 orang dimana 12.000 orang tewas terkena letusannya secara langsung. Letusan Gunung Tambora juga menyebabkan perubahan iklim di Eropa dan Amerika. Sebab setahun kemudian tidak ada musim panas di Eropa dan Amerika akibat debu yang dihasilkan dari letusan Gunung Tambora ini.

5. Gunung Thera, Yunani
Sekitar 3.500 tahun yang lalu, Bencana besar mengguncang Mediterania. Gunung berapi Thera (kemudian dikenal sebagai Pulau Santorini, Yunani) meletus dengan kekuatan super dasyat yang menyebabkan punahnya kebudayaan Minoan yang juga memberikan inspirasi dalam kebudayaan Yunani Kuno. Salah satunya legenda “The Lost Atlantis” atau “Atlantis Benua Yang Hilang”.

6. Gunung Krakatau, Indonesia
Gunung Krakatu yang sekarang terletak di Selat Sunda, Indonesia meletus pada 26-27 Agustus 1883. Letusan gunung ini di ikuti dengan Gelombang Tsunami yang menyebabkan tewasnya 36.000 orang. Suara letusannya terdengar hingga Alice Springs, Australia sampai Pulau Rodrigues, Afrika yang berjarak sekitar 4.653 Km dari pusat letusan. Gunung yang berada di Selat Sunda, Indonesia ini mengeluarkan daya ledak yang diperkirakan mencapai 30.000 kali ledakan bom atom di Hirosima dan Nagasaki, Jepang pada PD II lalu. Ledakan Gunung Krakatau menyebabkan perubahan iklim global. Dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat debu vulkanik yang menutupi atsmofir. Matahari bersinar redup sampai setahun berikutnya. Hamburan debunya nampak terlihat di Norwegia dan New York, Amerika.

7. Mount Laki, Islandia
Mount Laki merupakan sebuah gunung api di Islandia yang legendaris yang telah tertidur sejak letusan terakhirnya yang sangat dahsyat di tahun 1783. Dengan ketinggian 1.725 meter, gunung api ini menyebabkan kerusakan di seluruh negara ketika secara spektakuler meletus, membunuh di atas 50 persen populasi makhluk hidup di Islandia dengan awan belerang dan fluorine beracunnya.

8. Gunung Huaynaputina, Peru
Gunung Huaynaputina Meletus tahun 1600 (6 Skala VEI) merupakan letusan gunung berapi terbesar di Amerika Selatan yang tercatat dalam sejarah. Ledakan itu mengirimkan lumpur sejauh 75 mil (120 km) di Samudra Pasifik, dan dampaknya telah mempengaruhi iklim global, mempengaruhi Musim panas serta menimbulkan suhu udara terdingin dalam 500 tahun terakhir.

Baca Juga: ‘Pejantan Tangguh’ Indonesia Itu Berasal dari Tangerang

Abu akibat ledakan ini telah menutupi wilayah daratan di bagian barat Gunung Huaynaputina, seluas 20 mil (50 km persegi), yang masih terlihat sampai hari ini. Meskipun Huaynaputina adalah gunung dengan ketinggian 16.000 kaki (4.850 meter), namun karena Ia berdiri di sepanjang tepi jurang yang dalam, dan puncaknya yang tidak memiliki siluet sehingga tidak tampak seperti gunung berapi. Bencana yang terjadi pada tahun 1600 ini telah merusak dan menghancurkan kota-kota terdekat seperti Arequipa dan Moquengua, yang baru bisa pulih sepenuhnya setelah lebih dari satu abad kemudian.

9. Ambrym Island, Republic of Vanuatu
Gunung ini terletak di Pulau kecil sebelah barat daya Samudera Pasifik dengan luas 665 km-persegi, Meletus tahun 50-an (6+ skala VEI) letusannya merupakan salah satu letusan yang paling mengesankan dalam sejarah, diantaranya letusan ini telah mengirimkan gelombang abu panas dan debu, membentuk kaldera dengan lebar 7,5 mil (12 km). Gunung berapi ini tetap menjadi salah satu yang paling aktif di dunia, telah meletus hampir 50 kali sejak 1774, dan telah terbukti sebagai gunung berapi yang berbahaya bagi penduduk setempat. Pada tahun 1894, enam orang tewas oleh bom vulkanik dan empat orang terkena aliran lava panas, serta pada tahun 1979, hujan asam yang disebabkan oleh gunung berapi ini telah menyebabkan luka bakar terhadap beberapa orang penduduk.

11. Caldera Yellowstone, Amerika Serikat
Mungkin letusan gunung berapi ini merupakan letusan terbesar di dunia, terjadi kira-kira 2,1 juta tahun yang lalu, mengakibatkan letusan 2.500 kali lebih kuat daripada letusan Gunung St Helens. Kaldera Yellowstone meletus kira-kira setiap 600.000 hingga 800.000 tahun, dan letusan terakhir terjadi sekitar 640.000 tahun yang lalu, dan ketika meletus lagi itu akan menjadi bencana besar bagi planet kita.
Letusan skala penuh yang terakhir dari Supervulkan Yellowstone adalah letusan Lava Creek yang terjadi hampir 640.000 tahun yang lalu, mengeluarkan sekitar 240 kilometer kubik (1.000 km3) dari batu, debu dan abu vulkanik ke angkasa.
 

Itulah Sebelas Gunung Berapi dengan lutusannya yang Maha Dahsyat dan hampir memusnahkan kehidupan manusia di muka bumi. Bisa dibayangkan bagaimana mengerikannya kalau gunung-gunung berapi itu meletus di zaman kita sekarang ini...

Sumber: risastevi.wordpress.com

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
4
love
3
funny
1
angry
4
sad
2
wow
8