Wow! Hakim di New Orleans, AS Ini, Namanya Marissa Hutabarat

Marissa Hutabarat terpilih menjadi seorang hakim di Amerika Serikat (AS)
Supriyanto - Kamutau?,Kamis, 15-10-2020 11:23 WIB
Wow! Hakim di New Orleans, AS Ini, Namanya Marissa Hutabarat
Marissa Hutabarat, hakim di New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat, keturunan Indonesia.

Nusantaratv.com - Kalau Najwa Shihab menjadi wanita paling dikagumi di Indonesia versi salah satu lembaga survey di Inggris, beda dengan Marissa Hutabarat, dengan caranya sendiri, Marissa menjadi wanita hebat lainnya yang mengharumkan Indonesia di kancah Internasional.

Baru-baru ini Marissa Hutabarat terpilih menjadi seorang hakim di Amerika Serikat (AS). Di lansir dari VoA, lewat pemilihan lokal yang digelar bulan Agustus (15/08/2020) lalu, Marissa terpilih secara resmi menjadi hakim di daerah New Orleans, Louisiana, Amerika Serikat.

“Ini seperti mimpi yang menjadi nyata, saya menginginkan ini sejak saya masuk fakultas hukum,” jelas Marissa di Youtube VoA, Sabtu (19/9/2020).

Selama ini memang tidak banyak diaspora Indonesia di AS yang berhasil menduduki jabatan publik. Marissa Hutabarat, menjadi wanita satu-satunya dari Indonesia yang berhasil menduduki jabatan hakim di pengadilan perdata (First City Court) kota New Orleans, Louisiana.

Capaian ini sesuai dengan misinya ingin melayani masyarakat. Untuk mewujudkan mimpinya itu, saat kuliah S1, ia mengambil jurusan psikologi, dan ditingkat selanjutnya ia mengambil jurusan hukum.

Saat kampanye, Marrisa mengusung slogan hakim yang merakyat untuk mendapat dukungan dari masyarakat.

“Saya menerima banyak ucapan dan cinta dari masyarakat dan orang Indonesia yang bahkan sebelumnya nggak mengenal dan mendengar nama saya, di sosial media,” ungkap Marissa.

Baca Juga: Najwa Shihab, Wanita Paling Dikagumi di Indonesia

Darah Indonesia berasal dari ayah Marissa, sedangkan ibunya keturunan Tionghoa asal Thailand. Marissa sendiri lahir dan besar di Amerika dan belum pernah datang ke Indonesia. Kendati demikian, enggak berarti Marissa tercabut dari nilai-nilai dan budaya Indonesia. Marissa mengatakan dia bangga dengan warisan budaya Indonesia.

“Nenek saya dari Indonesia dan ayah saya berasal dari Indonesia walaupun besar di Singapura. Namun yang saya pelajari dari budaya Indonesia adalah betapa pentingnya keluarga itu,” jelas Marissa.

“Opung saya mengajari Bahasa Batak sedikit. Saya agak malu karena nggak belajar Bahasa Indonesia, tapi saya berencana akan belajar supaya cukup mengerti.

Keberhasilan Marissa sebagai hakim merupakan kebanggaan diaspora asal Indonesia. Semoga di kemudian hari akan banyak Marissa baru yang bisa menduduki posisi penting dan berperan aktif di AS.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0