Terlahir Miskin Bukan Berarti Tak Bisa Kaya

Bagi siapa saja yang kini hidup pas-pasan namun bercita-cita ingin menjadi orang kaya, sebaiknya mulai mempersiapkan diri...
Supriyanto - Kamutau?,Rabu, 29-07-2020 19:52 WIB
Terlahir Miskin Bukan Berarti Tak Bisa Kaya
Kolonel Harland Sanders, meraih suksesnya di usia 65 tahun./befren.com

Nusantaratv.com - Bagi siapa saja yang kini hidup pas-pasan namun bercita-cita ingin menjadi orang kaya, sebaiknya mulai mempersiapkan diri untuk menjadi orang kaya.

Banyak orang yang kini sukses dan kaya raya dulunya hidup miskin. Mereka berhasil bangkit dari keterpurukan karena mempunyai etos kerja dan semangat pantang menyerah. Setiap kemauan pasti ada jalan.

Di bawah ini ada 5 orang sukses yang dulunya hidup pas-pasan. Mungkin ini dapat menjadi inspirasi bagi kalian yang bercita-cita hidup sukses dan kaya raya di kemudian hari. Semoga tulisan ini dapat menginspirasi. Selamat mengikuti.

Baca Juga: Geger Emas Jarahan! Benarkah Inggris Pernah Jarah Emas Indonesia Sebanyak 57.000 Ton?

Inilah orang-orang sukses yang dulunya sangat miskin tersebut!

1. Ciputra

Ciputra

Merupakan seorang pebisnis properti yang namanya sudah tak asing lagi, hidupnya sempat terpuruk karena ditinggal ayahnya.

Awalnya, kehidupannya bersama 6 orang saudaranya tidak begitu miskin, namun kehidupan ini berubah karena ayahnya menjadi seorang tahanan Jepang yang dikira sebagai mata-mata dan meninggal saat di penjara. Ia harus turun ke kebun untuk mengolah tanah serta berburu ke hutan untuk mencari lauk.

Di usia 12 tahun, ia yang awalnya manja harus banting tulang demi keluarga. Kemudian ia pindah ke Bandung untuk kuliah di ITB. Saat itu, ia dan dua temannya menawarkan jasa arsitek yang ia miliki dan hidup dari order yang datang hingga menikah.

Setelahnya ia berjuang agar bisa mendapat proyek besar dari gubernur hingga presiden. Setelah proses yang berdarah-darah akhirnya ia sukses menjalankan sebuah proyek dan perusahaannya semakin berekspansi.

2. Eka Tjipta Widjaja

Eka Tjipta Widjaja

Mungkin namanya belakangan ini disebut karena kasus warisan untuk anaknya, ternyata ia sempat miskin sebelum mendirikan Sinar Mas. Eka hanyalah lulusan SD dan memiliki masa lalu yang serba kekurangan.

Ia sempat berjualan permen hingga biskuit, pun masih memiliki tanggung jawab untuk membantu orang tuanya dalam membayar utang kepada rentenir.

Dengan segala perjuangannya ia mendirikan sebuah pabrik yang memproduksi natrium bikarbonat hingga kemudian menjadi sebuah perusahaan yang memproduksi kertas pertama yang bernama Sinar Mas. Ia juga melakukan berbagai ekspansi bisnis hingga namanya tercatat sebagai miliarder.

3. Nicholas Kurniawan

Nicholas Kurniawan

Nicholas memulai usahanya karena keluarganya yang terlilit utang tanpa bisa membayar. Dari sana muncul keinginan untuk mengubah nasib dengan mencoba melakukan berbagai pekerjaan.

Bahkan ia pernah mencoba untuk bekerja sebagai agen asuransi dan MLM lo, sampai dibela-belakan tidak naik kelas karena ia masih di bangku SMA. Lalu, ia mencoba untuk berjualan ikan hias online lewat Kaskus.

Siapa sangka bisnis ini ternyata justru berhasil walau sempat beberapa kali ditipu pembeli. Kini omzetnya bisa mencapai lebih dari Rp100 juta dengan pasar sampai ke luar negeri.

4. Li Ka Shing

Li Ka Shing

Li Ka Shing harus berhenti sekolah di usianya 12 tahun. Ia juga mulai bekerja di usia 15 tahun setelah ayahnya meninggal dunia, ia lalu menjadi karyawan di pabrik plastik di usia 16 tahun. Gajinya diberikan kepada ibunya sebanyak 90% padahal ia harus bekerja 16 jam sehari.

Berbekal dengan ilmu yang ia dapat selama di pabrik tersebut, ia membuka sebuah usaha produsen bunga plastik di usia 22 tahun bernama Cheung Kong Industries dengan uang pinjaman. Ia akhirnya berhasil mendapatkan keuntungan dan memiliki bisnis lain seperti properti hingga menjadi investor.

Perjuangannya membuahkan hasil yaitu dinobatkannya menjadi orang paling kaya nomor 11 di dunia dan terkaya di Asia.

Baca Juga: Corona Meningkat, Pekerja Kantor Perhatikan 3 Hal Ini 

5. Kolonel Harland Sanders

Kolonel Harland Sanders

Kolonel Harland Sanders ternyata pernah menjadi kuli sampai tukang parkir. Dilansir dari Warta Ekonomi, upahnya saat itu tidak lebih dari 16 sen. Ia kemudian mendaftar di angkatan darat hingga ditugaskan ke Kuba sampai masa pensiunnya.

Kolonel mengandalkan uang pensiunnya untuk hidup kemudian karena merasa tak cukup, ia bergabung menjadi pemadam kebakaran kereta api yang tetap masih tak mencukupi sampai juga membuka stand servis mobil. Suatu hari ada tukang asongan yang mengatakan bahwa kotanya tak ada rumah makan enak.

Dari sana ia membuka rumah makan yang ternyata makin laris dan sekarang cabangnya ada di seluruh dunia. Ternyata dengan kondisi terpuruk sekalipun akan ada celah yang bisa dilihat sebagai peluang untuk mengubah nasib, walau bisa jadi perjuangan untuk mencapai kesuksesan tersebut harus rela penuh dengan keringat dan berdarah-darah.

Sumber: wowmenariknya.com

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
1
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0