Sedih, Hampir 500 Jurnalis Meninggal Sejak Corona Merebak

Amerika Latin Memimpin dengan Lebih dari Setengah Korban Yakni 276 Kematian.
Adiantoro - Kamutau?,Rabu, 02-12-2020 10:10 WIB
Sedih, Hampir 500 Jurnalis Meninggal Sejak Corona Merebak
Ilustrasi. (Fernando Zhiminaicela/Pixabay)

Jakarta, Nusantaratv.com - Hampir 500 jurnalis telah meninggal akibat Covid-19 di 56 negara sejak 1 Maret 2020. Badan Hak Media Internasional yang berbasis di Swiss, Press Emblem Campaign (PEC), mengatakan pada Selasa (1/12/2020), selama November, setidaknya 47 pekerja media meninggal akibat Covid-19.

Sayangnya, pandemi Covid-19 merenggut lebih banyak nyawa di media. Ini kerugian yang sangat besar. Di negara-negara seperti India, Brasil, Argentina dan Meksiko, jumlah korban di kalangan jurnalis terus meningkat - kata Sekretaris Jenderal PEC Blaise Lempen, dilansir dari Nenow, Rabu (2/12/2020).

Lempen mengatakan berdasarkan wilayah, dari 489 jurnalis yang meninggal akibat virus tersebut sejak 1 Maret lalu, Amerika Latin memimpin dengan lebih dari setengah korban, atau 276 kematian.

Diikuti Asia dengan 125 kematian, Eropa 38 kematian, Amerika Utara 26 kematian dan Afrika 24 kematian. Sedangkan Peru memiliki jumlah kematian terberat, di mana 93 pekerja media telah meninggal akibat Covid-19 sejak Maret lalu. Dan, India sekarang adalah negara yang terkena dampak terburuk kedua dengan 51 kematian.

Brasil menempati posisi ketiga dengan 43 korban, diikuti Ekuador (41), Bangladesh (39), Meksiko (33), Amerika Serikat (25), Pakistan (12), Panama (11), Inggris (10), Nigeria (8), Afghanistan, Republik Dominika dan Honduras (masing-masing 7), Argentina, Nikaragua dan Venezuela (masing-masing 6), Kolombia, Prancis, Rusia dan Spanyol (masing-masing 5), serta Italia (4).

India baru-baru ini kehilangan jurnalis Rajiv Katara (60), yang meninggal akibat Covid-19 yang parah saat menjalani perawatan di rumah sakit New Delhi pada 26 November - kata perwakilan PEC India, Nava Thakuria.

Sementara itu, tiga jurnalis meninggal akibat Covid-19 di masing-masing Kamerun, Mesir, Guatemala, Iran, Nepal, dan El Salvador. Dua kematian diketahui di Aljazair, Indonesia, Maroko, Paraguay, Afrika Selatan dan Swedia.
 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0