Salah Mengira, Sang Nenek Memberi Makan Cucu dengan Hand Sanitizer

Salah paham dengan gambar yang ada dalam kemasan hand sanitizer.
Supriyanto - Kamutau?,Jumat, 25-09-2020 21:22 WIB
Salah Mengira, Sang Nenek Memberi Makan Cucu dengan Hand Sanitizer
Hand Sanitizer./ayobogor.com

Nusantaratv.com - Salah paham dengan gambar yang ada dalam kemasan, seorang nenek tanpa sengaja telah memberi makan cucunya yang masih berumur 18 bulan dengan hand sanitizer. Akibat kejadian itu, sang cucu pun dilarikan ke rumah sakit karena batuk-batuk dan kulitnya memerah.

Setelah sang cucu yang bernama Logan makan beberapa suap, kulitnya mulai memerah dan mulai batuk yang membuat sang nenek curiga. Sadar bahwa itu hand sanitizer, nenek Logan pun segera menelepon tetangganya dan kemudian 911.

Ternyata alasan sang nenek memberikan cucunya hand sanitizer karena pembersih tangan tersebut bergambar tokoh kartun ‘Troll World Tour’, sehingga ia mengira itu adalah bubur bayi.

Teixeira, ibu sang anak mengatakan bahkan dalam 5 menit, putranya itu sudah tidak sadarkan diri dan baru sadar setelah paramedis yang akan membawanya ke rumah sakit tiba.

Melansir mirror.co.uk, Kamis (24/9/2020), menurut pernyataan Teixeira, dia membeli hand sanitizer tersebut untuk anak tirinya, yang berusia 7 tahun, agar dibawa ke sekolah.


Memperingatkan Orang Tua Lainnya

Ibu yang tinggal di Manitoba, Kanada itu pun segera memperingatkan orang tua lainnya tentang kekeliruan tersebut melalui akun Facebook pribadinya. “Tolong JANGAN beli hand sanitizer lucu ini dari Wal-Mart, yang bisa dengan mudah disalahartikan sebagai makanan,” tulisnya di postingan Facebook.

Diketahui postingan Teixeira itu pun mendapatkan banyak perhatian dari para pengguna Facebook lainnya.

Dalam unggahannya itu, ia juga mengungkapkan keinginan agar produk itu tak dijual kembali meskipun terdapat peringatan “Jangan di Makan” pada kemasan tersebut.

Dalam menanggapi kasus tersebut, Smart Care, perusahaan produk tersebut, telah menarik barang tersebut dari toko.

“Karena keselamatan adalah prioritas No. 1, kami, akan mengganti kemasan ini untuk menghilangkan kesalahpahaman atau kekhawatiran,” kata juru bicara perusahaan tersebut kepada outlet berita.

Sumber: liputan6.com

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0