Pria Gemuk di Inggris, Dievakuasi Menggunakan Crane

Evakuasi Jason Holton memakan waktu sekitar tujuh jam dan melibatkan lebih dari 30 petugas.
Supriyanto - Kamutau?,Jumat, 23-10-2020 12:56 WIB
Pria Gemuk di Inggris, Dievakuasi Menggunakan Crane
Jason Holton, 30, pria dengan berat badan 317 kg

Nusantaratv.com, London – Seorang pria pecandu aplikasi makanan takeaway, Jason Holton, terpaksa dievakuasi setelah selama enam tahun terperangkap di atas tempat tidurnya. Hal ini karena kegemarannya mengonsumsi makanan cepat saji yang membuat berat badannya bertambah subur. Kini ia menduduki posisi ke-50 orang tergemuk di Inggris.

Jason Holton, 30, pria dengan berat badan 317 kg ini dibawa keluar dari apartemennya di lantai tiga di kota Camberley, Surrey County, Inggris selatan dengan menggunakan crane. Para tim penyelamat harus melepas jendela kamar tidurnya agar Jason dapat dikeluarkan. Evakuasi Jason Holton memakan waktu sekitar tujuh jam dan melibatkan lebih dari 30 petugas.

Holton dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans khusus untuk mengobati limfedema, suatu kondisi kronis yang menyebabkan retensi cairan dan pembengkakan di selangkangan dan kaki.

“Saya makan begitu banyak sehingga tidak bisa bergerak lagi,” kata Holton.

Holton mengatakan mengeluarkan uang USD hingga sekitar 13.000 dolar AS selama setahun untuk memesan makanan melalui aplikasi. 

“Aku membiarkan diriku mati dan menunggu jantungku berhenti. Aku merasa tidak ada yang tersisa dalam hidup ini untukku.”

Proses evakuasi Holton

Namun, Holton kemudian meminta bantuan, dan menghendaki dilakukan operasi besar terhadap dirinya meski diperingatkan ada kemungkinan dirinya tidak akan selamat.

“Saya meminta petugas untuk melanjutkan penyelamatan, atau saya akan mati di apartemen. Sungguh menakjubkan karena ini adalah pertama kalinya dalam enam tahun saya bisa mendapatkan udara segar,” katanya Holton. “Yang saya ingat hanyalah menghirup udara segar dan udara dingin masuk ke tubuh saya.”

Baca Juga: Benarkah Benda Ini Bisa Mendatangkan Keberuntungan?

Holton juga tengah mengusulkan kepada pemerintah Inggris untuk mengembangkan undang-undang guna membatasi jumlah makanan yang boleh diberikan layanan online ke rumah tangga.

“Saya pikir makan selalu nyaman, tapi itu di luar kendali,” kata Holton. “Jika bukan karena aplikasi pengiriman makanan, saya tidak akan pernah seburuk saya sekarang.”

Holton tidak pernah bekerja dan hanya hidup dari subsidi pemerintah.

“Saya sangat takut, takut kehilangan anak saya,” kata Leisa, ibu Holton. “Dokter mengatakan dia tidak akan hidup lebih dari lima tahun. Dia akan terkena serangan jantung.”

Sebelumnya, Jason pernah pergi ke kamp lemak sembilan minggu di New Jersey, Amerika Serikat dan berhasil kehilangan beberapa kilogram dari bobot tubuhnya. Namun, situasinya berubah setelah ia mendaftarkan diri ke layanan antar-jemput pengiriman rumah JustEat pada tahun 2014.

“Saya menggunakan kartu debit saya untuk memesan makanan. Saya akan membeli campuran makanan bawa pulang, terutama daging kebab dan keripik. Kemudian saya akan mencucinya dengan jus jeruk dan memakan camilan sampai dini hari,” kata Jason.

Jason menjadi orang paling gemuk di Inggris setelah Carl Thompson, 33, dari Dover yang meninggal pada tahun 2015.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0