Pengaruh Usia Terhadap Daya Ingat

Kita mungkin berharap beberapa kenangan dapat bertahan seumur hidup
Supriyanto - Kamutau?,Senin, 16-11-2020 19:20 WIB
Pengaruh Usia Terhadap Daya Ingat
ilustrasi otak manusia

Nusantaratv.com - Penurunan daya ingat pada lansia, menurut para psikolog adalah hal yang wajar. Saat berusia muda, seseorang cenderung optimis, penuh ceria dan antusias lalu mengalami penurunan daya ingat saat bertambah usia, kasus seperti ini merupakan proses alami yang cukup positif.

Begitu setidaknya temuan dari para peneliti yang diterbitkan dalam jurnal Psychologial Science. Hasil ini menambah referensi positif tentang penuaan yang sehat. 

“Kita mungkin berharap beberapa kenangan dapat bertahan seumur hidup, tetapi banyak faktor fisik dan emosional dapat berdampak negatif pada kemampuan kita untuk menyimpan informasi sepanjang hidup,” kata penulis studi dari Northwestern University di AS.

Baca Juga: Aneh! Jelas Kodok, Dibilang Ayam Gunung

Temuan para peneliti ini didasari pada temuan mereka setelah menganalisis 991 orang dewasa paruh baya dan lebih tua di AS. Penelitian itu sendiri di lakukan antara 1995 dann 1996, 2004 dan 2006 dan 2013 dan 2014.

Berbagai emosi positif yang dialami para peserta selama 30 hari terakhir di data dan dicatat oleh para peneliti. Selain itu para peserta juga diwajibkan menyelesaikan tes kinerja memori. Tes ini terdiri dari mengingat kata segera setelah presentasi dan 15 menit kemudian.

Para peneliti memeriksa hubungan antara pengaruh positif dan penurunan memori, memperhitungkan usia, jenis kelamin, pendidikan, depresi, pengaruh negatif, dan ekstraversi.

“Temuan kami menunjukkan bahwa memori menurun seiring bertambahnya usia,” kata penulis senior studi Claudia Haase, seorang profesor di Universitas Northwestern.

Baca Juga: Cumi-cumi Langka Ditemukan di Australia, Begini Bentuknya

“Namun, individu dengan tingkat pengaruh positif yang lebih tinggi mengalami penurunan memori yang kurang tajam selama hampir satu dekade,” tambah Emily Hittner, lulusan PhD dari Northwestern University dan penulis utama makalah tersebut.

Di masa yang akan datang, penelitian mungkin diarahkan kepada jalur yang dapat menjelaskan hubungan pengaruh positif dengan daya ingat, seperti misalnya, kesehatan fisik atau hubungan sosial seseorang.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0