Para Ahli Ingatkan Soal Pentingnya Nutrisi Selama Idul Adha

Ahli menyebut daging tidak boleh terkena api panggangan dan sayuran seperti bawang, tomat, terong,
Sarah Fiba - Kamutau?,Jumat, 31-07-2020 09:26 WIB
Para Ahli Ingatkan Soal Pentingnya Nutrisi Selama Idul Adha
(Holiday)

Nusantaratv.com- Para ahli  memperingatkan orang yang menderita penyakit kardiovaskular, gagal jantung, atau hipertensi untuk peduli tentang nutrisi terkontrol selama perayaan Idul Adha .

Orang dengan diabetes dan penyakit gastroenterologis harus mengontrol asupan makanan mereka selama Idul Adha, para ahli menekankan.

“Mereka yang menderita penyakit kronis harus menghindari makan banyak dan tidak melanggar aturan gizi. Karena memiliki makanan berlemak pun dapat membahayakan kesehatan jantung, ”kata Regayip Zehir, seorang ahli dari University of Health Sciences di Istanbul dikutip aa.com.

Memperhatikan bahwa konsumsi daging merah akan meningkat secara signifikan selama Idul Adha, Zehir sangat merekomendasikan bahwa individu dengan penyakit jantung harus mengurangi konsumsi daging merah dalam makanan mereka.

“Sangat penting untuk memperhatikan ukuran porsi dan gaya memasak. Konsumsi daging berlebih memicu tekanan darah, asam urat dan peningkatan kolesterol. Konsumsi daging merah dianjurkan tidak lebih dari dua hari seminggu dalam diet normal, ”katanya.

"Tidak mengonsumsi lemak daging adalah salah satu tindakan pencegahan yang dapat diambil untuk kesehatan jantung," tambah Zehir. 

Idul Adha menandai Ibadah haji ke Mekah di mana sejumlah besar hewan termasuk domba dan sapi disembelih sebagai bagian dari pesta dan daging mereka didistribusikan kepada orang miskin sebagai tradisi agama dalam Islam.

Bagi banyak orang Turki, Idul Adha juga berarti reuni dengan anggota keluarga besar di meja makan berlimpah dengan daging hewan yang mereka korbankan.

Zehir mengatakan bahwa daging tidak boleh terkena api panggangan dan sayuran seperti bawang, tomat, terong, zucchini dan wortel harus ditambahkan ke panggangan.

Menyinggung konsumsi garam, ahli mengatakan bahwa garam menimbulkan bahaya serius bagi pasien yang menderita tekanan darah tinggi.

“Asupan garam yang berlebihan dapat meningkatkan risiko pendarahan otak, stroke, dan serangan jantung dengan menyebabkan peningkatan tekanan darah yang berlebihan. Karena itu, konsumsi garam harus dijaga di bawah lima gram per hari, ”tambahnya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0