Mengapa Diberi Permen di Pesawat?

Saat naik pesawat, telinga sering berdengung dan kerap menimbulkan rasa sakit.
Supriyanto - Kamutau?,Jumat, 30-10-2020 16:00 WIB
Mengapa Diberi Permen di Pesawat?
Seorang pramugari tengah membagikan permen kepada penumpang pesawat.

Nusantaratv.com – Saat kita naik pesawat udara, oleh pramugari biasanya kita diberi permen. Ternyata pemberian ini ada maksudnya lho. 

Saat naik pesawat, telinga sering berdengung dan kerap menimbulkan rasa sakit. Secara medis, telinga pengang di pesawat dikenal juga dengan istilah Otitis Media Akut (OMA) atau infeksi akut pada telinga bagian tengah. Gejala yang timbul berupa rasa penuh pada telinga, nyeri, berdengung, dan pengang.

Bagi sebagian orang gejala ini cukup menyiksa, namun ada juga yang menganggapnya biasa saja.

“Penyebabnya karena perubahan tekanan. Kalau di pesawat terjadi saat lepas landas, mendarat, atau turun naik saat terbang. Kalau menyelam itu biasanya karena terburu-buru naik ke permukaan,” kata spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan dr Hably di Jakarta.

Perubahan tekanan udara itu menyebabkan saluran tuba eustachius yang ada di telinga bagian tengah tertutup. Dalam waktu lama, perubahan itu dapat membuat gendang telinga memerah bahkan bisa pecah.

Untuk mengatasi pengang, segera membuka saluran tuba eustachius. Hably menyebut, tuba eustachius dapat terbuka dengan cara mengunyah, menelan, menguap, berbicara, dan menelan ludah. Ini pula alasan dalam setiap penerbangan selalu diberikan permen sebelum lepas landas.

“Makanya diberi permen, tujuannya untuk menghindari pengang,” ujar Hably seperti dikutip dari Cnnindonesia.

Baca Juga: The Real Sultan! Nenek 104 Tahun Sewa Helikopter Pribadi untuk Bertemu Anaknya

Cara lainnya untuk membuka saluran telinga dengan manuver Valsava (mencubit hidung, menutup mulut, dan membuang napas) atau manuver Toynbee (mencubit hidung, menutup mulut, dan menelan).

Kalau sampai parah, penanganan pada telinga berdengung dilakukan dengan menyemprot hidung menggunakan semprotan khusus. Semprotan ini akan membuka saluran telinga yang berada tepat di belakang hidung.

Bagi yang yang sedang menderita batuk, pilek/ISPA, akan terasa lebih parah, karena saluran hidung dan telinga sudah tertutup lebih dahulu.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0