Keren! Negara Ini Catat Rekor 200 Hari Tanpa Infeksi Corona Domestik

Negara itu telah mencatat 553 kasus COVID-19, dan hanya tujuh kematian.
Sarah Fiba - Kamutau?,Kamis, 29-10-2020 15:49 WIB
Keren! Negara Ini Catat Rekor 200 Hari Tanpa Infeksi Corona Domestik
(TN)

Nusantaratv.comTaiwan pada Kamis (29/10) mencatat rekor 200 hari tanpa kasus COVID-19 yang ditularkan di dalam negeri.

Rekor itu menyoroti keberhasilan berkelanjutan negara kecil itu dalam mengendalikan virus bahkan ketika kasus melonjak di bagian lain dunia.

Melansir CNA, Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan terakhir melaporkan kasus domestik pada 12 April. 

Pejabat CDC mencatat pencapaian tersebut dan berterima kasih kepada publik karena telah berperan, sambil mendesak orang-orang untuk terus memakai masker dan sering mencuci tangan.

Sejak pandemi dimulai, Taiwan telah mencatat 553 kasus COVID-19, dan hanya tujuh kematian.

Meskipun telah menghentikan penularan domestik, kasus baru terus tercatat pada orang yang datang dari luar negeri.

Taiwan dianggap sebagai salah satu negara sukses dalam cara menanggapi pandemi, terutama mengingat hubungan bisnis dan pariwisata yang erat dengan China, tempat virus pertama kali muncul akhir tahun lalu.

Namun, pertanyaan tetap ada, apakah pulau itu benar-benar bebas dari virus corona?

Media lokal telah mencermati laporan orang-orang yang dites positif COVID-19 setelah meninggalkan Taiwan.

Pihak berwenang mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka menerima pemberitahuan dari otoritas kesehatan Jepang dan Thailand bahwa tiga orang yang baru-baru ini meninggalkan pulau itu dinyatakan positif.

Namun, Taiwan masih tidak diragukan atas kesuksesannya dalam menangani pandemi berskala global.

Pada 20 Januari, pemerintah secara resmi memprakarsai Pusat Komando Epidemi Pusat untuk mengoordinasikan tanggapan pemerintah antara departemen dan cabang yang berbeda.

Pemerintah juga mengkomunikasikan secara efektif tentang pentingnya memakai masker, sambil mencoba mencegah panic buying dan kenaikan harga dengan memberikan bantuan.

Negara itu dengan cepat memperketat perbatasannya, menangguhkan penerbangan dari Wuhan pada 23 Januari, dan melarang masuknya warga negara China yang tinggal di Wuhan.

Taiwan juga mewajibkan karantina 14 hari yang ketat untuk semua kedatangan, baik warga Taiwan maupun asing.

 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0