Indonesia Bangun Bandara Antariksa di Biak

Kini Indonesia pun bangkit, seakan tidak mau tertinggal oleh negara lain, Indonesia mencanangkan mandiri di bidang antariksa.
Supriyanto - Kamutau?,Jumat, 30-10-2020 18:00 WIB
Indonesia Bangun Bandara Antariksa di Biak
Indonesia segera bangun bandara penerbangan pesawat ruang angkasa.

Nusantaratv.com - Jagad raya dan Tata Surya menjadi bagian yang tak terpisahkan dengan bumi. Tata Surya dan Jagad Raya terbentuk melalui proses panjang tak dapat diukur dengan waktu. Banyak ilmuwan dan negara penasaran dengan misteri luar angkasa. Negara adi daya meluncurkan wahananya ke luar angkasa dalam rangka menuntaskan rasa penasaran manusia terhadap alam semesta.

Kini Indonesia pun bangkit, seakan tidak mau tertinggal oleh negara lain, Indonesia mencanangkan mandiri di bidang antariksa. Indonesia berencana membangun bandara khusus antariksa, dan lokasinya pun telah ditentukan di Biak, Papua.

Baca Juga: Forum Teknologi China-ASEAN Akan Digelar di China Selatan

Rencana ini pertama kali disampaikan oleh Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional, Bambang Brodjonegoro dalam “Webinar Nasional Kebijakan Penerbangan dan Antariksa V 2020”, Rabu (16/9/2020) lalu.

Bakal dibangun dua bandara antariksa

Ilustrasi bandara antariksa

Menurut rencana, ada dua bandara antariksa segera di bangun Indonesia. Namun peruntukan kedua bandara ini berbeda, yang satu bandara skala kecil, peruntukannya untuk peluncuran roket-roket kecil. Sedangkan satu lagi bandara skala Internasional diperuntukkan untuk peluncuran roket-roket berukuran besar.

Menjadi pelengkap dari industri satelit dan roket

Ilustrasi peluncuran roket ke antariksa

Keseriusan Indonesia di bidang antariksa ini ditunjukkan dengan pembuatan roket dan penelitian satelit secara mandiri. Keberadaan bandara antariksa akan menopang industri pembuatan roket dalam negeri, keduanya akan saling melengkapi dan dapat memberikan keuntungan di masa depan. Jadi tidak sekadar membuat roket saja, namun bandara untuk peluncuran roket pun dibuat.

Biak dianggap strategis karena dekat garis ekuator 

Ilustrasi peluncuran satelit dengan roket

Lokasi Biak terletak pada titik koordinat 0º55-1º27 Lintang Selatan (LS) dan 134º47-136º48 Bujur Timur (BT), dinilai sangat strategis sebagai tempat peluncuran Roket Peluncur Satelit (RPS) ke Geostationary Earth Orbit (GEO). Lokasi biak yang dekat dengan garis katulistiwa ini tentu akan menghemat penggunaan bahan bakar roket ketika diluncurkan di sana.


Pembangunan bandara antariksa sesuai dengan Undang-undang negara

Ilustrasi pembangunan bandara antariksa 

Proyek bandara antariksa ini sejalan dengan cita-cita bangsa Indonesia dalam amanat UU No. 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaan, guna mewujudkan kemandirian di ranah teknologi luar angkasa, salah satunya adalah pengembangan teknologi Roket Pengorbit Satelit (RPS) yang dapat membawa wahana ke orbit.


Potensi ekonomi yang bisa dimanfaatkan oleh Indonesia

Kepala Lapan Thomas Djamaluddin

Salah satu potensi yang bisa diambil dari proyek bandara antariksa ini adalah, membuka peluang bagi Indonesia untuk menyediakan peluncuran roket satelit milik negara lain. Mengingat semakin bertambahnya permintaan satelit dan produksinya, namun terkendala dengan keberadaan fasilitas bandara antariksa yang jumlahnya terbatas. Salah satu peluang ekonomi inilah yang bisa dimanfaatkan Indonesia.

Baca Juga: Mengapa Diberi Permen di Pesawat?

Proyek bandara antariksa upaya Indonesia menuju kemandirian di bidang teknologi luar angkasa, di luar upaya pembuatan roket hingga peluncuran satelit. Semoga saja, proyek besar ini menjadi titik tolak Indonesia memajukan potensinya di bidang IPTEK.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0