Hotman Paris Sebut Ada Pasal Untungkan Buruh di UU Ciptaker

Menurut Hotman, di salah satu pasal UU Ciptaker, perusahaan atau pemberi kerja dapat dipidanakan, jika tak membayarkan pesangon.
Supriyanto - Kamutau?,Jumat, 16-10-2020 23:35 WIB
Hotman Paris Sebut Ada Pasal Untungkan Buruh di UU Ciptaker
Hotman Paris

Nusantaratv.com – Pengacara Hotman Paris Hutapea memberikan angin segar bagi para pekerja, di tengah ramainya gelombang penolakan terhadap UU Cipta Kerja. Hotman mengungkap, dalam UU Ciptaker tersebut terdapat pasal yang dapat menguntungkan buruh untuk mendapatkan pesangon.

Menurut Hotman, di salah satu pasal UU Ciptaker, perusahaan atau pemberi kerja dapat dipidanakan, jika tak membayarkan pesangon sesuai ketentuan kepada pekerja. Hotman mengatakan, ancaman pidananya adalah maksimal 4 tahun penjara.

“Di sini ada pasal yang sebutkan apabila majikan tidak membayar uang pesangon sesuai ketentuan UU ini, akan dianggap melakukan tindak pidana kejahatan dan ancaman hukumannya 4 tahun penjara,” ungkap Hotman.

Hotman menilai, jika nantinya ada pekerja yang melaporkan perihal pesangon yang tak dibayarkan, perusahaan/ pemberi kerja pasti akan segera membayarkannya. Ia menambahkan, hal ini menguntungkan para pekerja.

Baca Juga: 67 Tahun Berpisah, Inilah Perbedaan Korea Utara dan Korea Selatan

“Pasti majikan kalau di-LP (Laporan Polisi), kalau dibuat laporan kepolisian mengenai uang pesangon bakal buru-buru membayar uang pesangon. Ini merupakan sesuatu langkah bagus yang untungkan pekerja dan para buruh,” sebutnya.

Terlebih, jika melihat selama ini, sebelum adanya UU Ciptaker, pekerja kerap sulit untuk mendapatkan uang pesangon. Bahkan, beberapa harus menempuh jalur pengadilan perburuhan.

“Selama ini berbulan-bulan tuntut uang pesangon melalui pengadilan perburuhan, tapi dengan satu laporan polisi kemungkinan uang pesangon Anda akan dapat. Selamat untuk para buruh,” kata Hotman.

Kendati demikian, pernyataan Hotman masih diragukan sejumlah warga net. Sebab, ia tak membacakan tepatnya pasal berapa yang ia maksudkan. Hotman juga tak menjelaskan draf mana yang sedang ia kaji, di mana DPR diketahui telah melakukan revisi draf UU Ciptaker baru-baru ini. Warganet juga mengaku bingung, lantaran suara buruh dan Hotman berbeda.

“lah itu org demo grgr diapus pesangon, jadi yg bener bang hotman apa pendemo? apa pendemo udh baca buku setebel itu?” ujar akun @kopexgaming.

“Baca2 komen di sosmed, katanya draft nya kagak ada, lah terus yg dibaca tulang Hotman ini apa?” @super_bazt97 dalam kolom komentar video Hotman. (hma/rhd)

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0