Gegara Artikel 30 Tahun Lalu, Kepala Komunikasi Boeing Mengundurkan Diri

Niel Golightly Meninggalkan Jabatannya di Boeing Setelah Hanya Beberapa Bulan Bekerja
Adiantoro - Kamutau?,Sabtu, 04-07-2020 10:31 WIB
Gegara Artikel 30 Tahun Lalu, Kepala Komunikasi Boeing Mengundurkan Diri
Ilustrasi. (The Verge)

Jakarta, Nusantaratv.com - Kepala komunikasi Boeing, Niel Golightly, mengundurkan diri pada Kamis (3/6/2020) menyusul keluhan atas artikel yang ditulisnya lebih dari 30 tahun yang lalu.

Dalam artikel itu, seperti dilansir Techxplore, Sabtu (4/7/2020), menyatakan jika wanita tidak boleh bertugas dalam pertempuran.

Pengunduran dirinya terjadi ketika sejumlah perusahaan Amerika Serikat (AS) memeriksa budaya perusahaan mereka setelah beberapa pekan protes di negara itu atas rasisme dan kebrutalan polisi, menyusul pembunuhan warga Afrika-Amerika George Floyd oleh seorang polisi kulit putih.

Golightly meninggalkan jabatannya di Boeing setelah hanya beberapa bulan bekerja. Dan, dalam sebuah pernyataan pers, dia mengatakan jika artikel itu adalah kontribusi pilot angkatan laut Perang Dingin berusia 29 tahun yang salah arah terhadap debat yang berlangsung saat itu.

Argumen saya sangat salah dan ofensif - kata Golightly

Dialog yang terjadi sesudahnya dengan cepat membuka mata saya, mengubah pikiran saya, dan membentuk prinsip-prinsip keadilan, inklusi, rasa hormat, dan keragaman yang telah memandu kehidupan profesional saya sejak itu - tambahnya.

Golightly mengundurkan diri ketika Boeing berupaya keluar dari krisis yang menyebabkan 737 MAX-nya tak bisa beroperasi sejak Maret menyusul dua kecelakaan mematikan dan ketika industri penerbangan menavigasi pandemi virus corona (COVID-19) yang telah mengakibatkan pembatasan perjalanan dan tindakan penguncian (Lockdown).

Sementara itu, Kepala Eksekutif Boeing David Calhoun mengatakan dia dan Golightly telah berbicara tentang artikel itu secara panjang lebar dan membahas implikasinya bagi perannya sebagai juru bicara utama perusahaan.

Saya ingin menekankan komitmen perusahaan kami yang tak henti-hentinya terhadap keragaman dan inklusi dalam semua dimensinya - ucap Calhoun.

CEO Boeing telah mengindikasikan dalam sebuah pesan kepada karyawan pada awal Juni lalu, jika dia ingin mengintensifkan dialog tentang topik keragaman.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0