Cina Temukan Virus Corona dalam Kemasan Udang dari Ekuador

Virus corona baru, yang menyebabkan COVID-19, diyakini telah muncul di pasar makanan laut Wuhan.
Sarah Fiba - Kamutau?,Rabu, 12-08-2020 19:57 WIB
Cina Temukan Virus Corona dalam Kemasan Udang dari Ekuador
(FPT)

Nusantaratv.com- Sebuah kota di provinsi Anhui timur Cina menemukan virus corona baru pada kemasan udang dari Ekuador, media pemerintah melaporkan pada Rabu (12/8/20) dalam contoh terbaru virus terdeteksi pada produk impor.

Virus corona ditemukan di kemasan luar udang beku yang dibeli oleh sebuah restoran di kota Wuhu ketika pihak berwenang setempat melakukan pemeriksaan rutin, kata CCTV, televisi pemerintah Cina.

Berita itu muncul sehari setelah sebuah kota pelabuhan di provinsi Shandong timur mengatakan telah menemukan virus pada kemasan makanan laut beku yang diimpor, meskipun tidak disebutkan dari mana asalnya. 

Sejak Juli, beberapa kota Cina lainnya juga telah melaporkan kasus, termasuk kota pelabuhan Xiamen dan Dalian, yang mendorong China untuk menangguhkan impor dari tiga produsen udang Ekuador.

CCTV mengatakan pada hari Rabu bahwa restoran Wuhu telah menyimpan produk yang terkontaminasi di dalam freezer sejak pembelian dan bahwa semua produk terkait di kota tersebut telah ditutup.

Tes asam nukleat untuk virus pada pekerja, makanan dan di dalam restoran, serta untuk staf di perusahaan grosir udang dan anggota keluarganya menunjukkan hasil negatif, begitu pula tes yang dilakukan pada staf, makanan, dan lingkungan di restoran lain di kota yang membeli udang dari perusahaan grosir.

Virus corona baru, yang menyebabkan COVID-19, diyakini telah muncul di pasar makanan laut dan satwa liar di kota Wuhan di Cina tengah akhir tahun lalu.

Cina memulai pemeriksaan intensif untuk wadah daging dan makanan laut di pelabuhan utama setelah wabah baru penyakit itu dikaitkan dengan pasar makanan grosir di Beijing pada bulan Juni.

Seorang pejabat Ekuador pada Rabu mengatakan Cina telah memberikan persetujuan untuk salah satu dari tiga perusahaan yang dikenai pembatasan untuk melanjutkan ekspor setelah Ekuador setuju untuk meningkatkan protokol pengiriman.-CNA

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0