Budidaya Kutu Air, Pakan Alami Ikan Cupang

Saat kita membudidayakan ikan cupang, tentu kita juga harus memperhatikan pakannya.
Supriyanto - Kamutau?,Rabu, 28-10-2020 20:44 WIB
Budidaya Kutu Air, Pakan Alami Ikan Cupang
Kutu air menjadi makanan ikan cupang alami,

Nusantaratv.com – Kini banyak orang memelihara ikan cupang. Selain karena harganya yang mahal, keindahan ikan cupang hias juga menjadi daya tarik tersendiri, untuk hiburan di kala senggang di rumah.

Selain ikan cupang hias, ada juga ikan cupang yang khusus untuk laga, atau aduan. Ikan jenis ini kalau sering menang dalam perlombaan bisa memiliki nilai jual yang tinggi.

Saat kita membudidayakan ikan cupang, tentu kita juga harus memperhatikan pakannya. Makanan ikan cupang biasanya berupa kutu air. Untuk itu kalau kita memelihara ikan cupang, sebaiknya kita juga menernak kutu air sebagai makanan ikan cupang.

Kutu air adalah pakan alami ikan. Terlebih bagi anak ikan atau burayak ikan cupang, guppy, ikan molly, benih ikan lele, gurami, nila dan sebagainya.

Baca Juga: 15 Jenis Ikan Cupang Cantik dan Harganya

Kutu air kini banyak dibudidayakan karena banyak orang yang memelihara ikan cupang. Dilansir dari website resmi DKKP Kabupaten Buleleng, berikut langkah-langkah membudidayakan kutu air.

1. Sediakan Kol

Pilih kol yang hampir membusuk dan dapat diperoleh di pasar dengan mudah. Kol yang sudah membusuk dinilai lebih mudah mendatangkan kutu air dibandingkan memakai kol yang masih segar.

2. Pakai wadah sesuai kebutuhan

Penggunaan wadah dalam budidaya kutu air disesuaikan dengan banyaknya budidaya yang akan dilakukan. Misal, untuk menyediakan makanan ikan milik sendiri atau ada rencana untuk dijual.

Sebagai wadah budidaya, penggunaan drum, baskom atau membuat kolam dari terpal bisa menjadi pilihan tepat. Hal yang lebih ditekankan dari wadah adalah memiliki lebar dan panjang, bukan tinggi.

3. Isi dengan air

Masukkan air yang sudah diendapkan ke wadah. Pengisian air tidak bisa dilakukan asal-asalan. Isi air secukupnya, sebaiknya tidak terlalu tinggi atau penuh dikarenakan tidak bagus untuk kutu air.

4. Masukkan kol

Kol yang sudah didapatkan dicuci terlebih dahulu sampai bersih dari kotoran yang ada. Masukkan kol yang sudah dicuci tersebut ke wadah.

5. Hindarkan dari sinar matahari langsung

Intensitas sinar matahari perlu diperhatikan. Wadah budidaya kutu air mesti dihindarkan dari sinar matahari langsung karena akan mengacaukan proses perkembangan dan pertumbuhan bibit kutu air.

Baca Juga: Ciamis Tetapkan Masa Siaga Darurat Bencana Tujuh Hari

6. Tutup wadah

Agar lebih aman, tutup wadah budidaya tersebut demi mencegah risiko menjadi sarang nyamuk dan berisi larva nyamuk. Meski di sisi lain, ada keuntungan bahwa larva nyamuk adalah tambahan makanan juga bagi burayak.

7. Diamkan kol di wadah satu minggu

Dalam masa itu, kol akan membusuk dan air akan berubah menjadi hijau kehitaman karena kotoran dari kol. Tapi jika dibiarkan, air akan menjadi jernih kembali karena terjadi proses pengendapan.

Kotoran dari kol akan turun dan air akan tampak bening kembali. Saat itulah ribuan kutu air berenang bisa terlihat jelas.

Demikian langkah-langkah budidaya kutu air sebagai pakan alami ikan tawar. Selamat mencoba!

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0