Aneh! Jelas Kodok, Dibilang Ayam Gunung

Kelezatan daging kodok ayam gunung menyebar hingga ke mancanegara. 
Supriyanto - Kamutau?,Senin, 16-11-2020 15:50 WIB
Aneh! Jelas Kodok, Dibilang Ayam Gunung
Kodok Ayam Gunung, hewan endemik di kepulauan Karibia.

Nusantaratv.com - Hewan yang satu ini memang unik banget. Sudah jelas-jelas bentuknya kodok, namun diberi nama ayam gunung. Kodok ayam gunung ini memiliki nama latin Leptodactylus fallax, banyak hidup di kepulauan Karibia. 

Dengan perawakan seukuran ayam muda, kodok ayam gunung menjadi salah satu hewan endemik di Karibia, banyak diburu orang karena dagingnya yang terkenal lezat seperti rasa daging ayam, terlebih kalau digoreng atau dibuat sup.

Kelezatan daging kodok ayam gunung menyebar hingga ke mancanegara. Banyak turis sengaja datang ke Karibia hanya untuk berburu kuliner kodok ayam gunung.

Kodok ayam gunung mulai dikenal pada 1926, sebagai binatang yang hidup secara noktural atau mencari makan di malam hari, kodok ini sering didapati di dataran terjal, juga di parit-parit. Saat malam tiba, seisi hutan akan ramai dengan suara sahut-sahutan dari kodok ini.

Baca Juga: Ini Cara Membuat Sempol Ayam Mudah di Rumah

Seperti kodok lainnya, induk akan mengerami telur dalam lubang yang berisi buih. Dari ratusan telur tak semuanya menetas. Sang induk akan mengumpankan telur yang gagal menetas sebagai makanan untuk berudu atau kecebong.

Menurut para peneliti, kodok ayam gunung dewasa memiliki selera makan yang sangat besar. Dan yang dimakan pun bervariasi. Sayang keberadaan kodok ini semakin sedikit karena banyak diburu.

IUCN, organisasi internasional untuk konservasi alam menyebutkan bahwa kodok ayam gunung masuk dalam kategori hewan yang terancam punah dan patut untuk dilindungi.

Kini populasi kodok ini diperkirakan tersisa sekitar 8000 ekor di dunia. Keberadaan hewan ini sudah mulai jarang ditemui. Untuk mencari binatang ini kita harus pergi ke Hutan Montserrat di Dominika.

Sayang hingga saat ini pemerintah Dominika belum mengeluarkan undang-undang pelarangan perburuan kodok ayam gunung, sehingga banyak warga yang masih kedapatan memburu binatang yang mulai langka ini.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0