Jika Langgar Aturan Ini Paslon Pilkada 2020 Bisa Kena Diskualifikasi

Juga untuk melayani pemilih yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah atau sedang sakit di rumah. 

ialog Nusantara Petang yang disiarkan Nusantara TV, kali ini, Rabu (2/12/2020) mengulas topik kesiapan penyelenggaraan Pilkada Serentak yang akan berlangsung 9 Desember 2020 mendatang. 

Dipandu Host Tasya Felder acara dialog menarik ini menghadirkan narasumber Ketua KPU Surakarta Nurul Sutarti S.P, M.Si.

Bagaimana persiapan penyelenggaraan Pilkada Kota Solo 2020?

Nurul Sutarti mengatakan semua divisi dan semua tahapan sudah fokus untuk 9 Desember. Untuk logistik sedang ditingkatkan  kapasitas khususnya Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dibantu oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan dimonitor oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Kaitannya dengan teknis, keadaan logistik terus ditingkatkan sampai H-1 bahkan hingga logistik pemungutan suara sampai di Tempat Pemungutan Suara  TPS . 

Sedangkan logistik ini karena masa pandemi ada dua. Satu untuk tekni pemungutan dan satunya lagi untuk alat pelindung diri (APD).APD sudah kami distribusikan beberapa hari yang lalu sampai dengan ke TPS, karena semua APD sudah diterima oleh Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan sudah dibagi-bagi sesuai TPS Untuk didistribusikan ke masing-masing TPS. Mulai dari baju hazmat, sarung tangan dan juga tintanya di semua titik yang ada TPS sudah diterika oleh PPS 

Yang tak kalah penting di tahapan ini adalah kampanye akan sehgera berakhir pada 5 Desember nanti. Maka ada keharusan bagi paslon dan timnya untuk menyerahkan laporan dana kampanye.

Untuk tahapan ini ada sanksi pembatalan sebagai pasangan calon jika tidak menyerahkan laporan dana kampanye. Penerimaan dikeluarkan dana kampanye tepat pada waktunya. 

Untuk itu kepada tim paslon dan juga Bawaslu untuk mengkoordinasikan, mengkomunikasikan jangan sampai paslon terlambat menyerahkan laporan penerimaan dan pengeluaran dana kampanye. 

Karena untuk laporan tahapan akhir ini ada sanksinya 

Kemudian terkait pemilih, KPU Surakarta kami juga masih mengimbau karena ada 168 masuk dalam DPT belum rekam KPPL. 

Pemilih diukur suhunya. kalau lebih dari 37 derajat maka tidak masuk ke dalam TPS tetapi akan dilayani di bilik khusus di luar TPS. Petugas KPPS wajib menggunakan APD lengkap mulai dari baju hazmat, sarung tangan, pelindung wajah Untuk melayani pemilih yang berjumlah 7,3 juta 

Bilik khusus ada satu di setiap TPS

Juga untuk melayani pemilih yang sedang menjalani isolasi mandiri di rumah atau sedang sakit di rumah. 

Maka satu jam sebelum berakhirnya pemungutan yaitu jam 12.00 sampai jam 13.00 WIB berdasarkan laporan kepada KPPS. KPPS wajib melayani pemilih yang menjalani isolasi mandiri di rumah-rumah. Oleh karena itu kami selalu berkordinasi dengan Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19

Nusantara Petang hadir untuk kebutuhan anda mengenai berita-berita terupdate setiap harinya. Saksikan Nusantara Petang setiap hari Senin - Jumat jam 17.30 hanya di Nusantara TV   

Login dengan
LIVE TV & NETWORK